Surabaya Hingga Banyuwangi Berpotensi Hujan Lebat

Ilustrasi cuaca hujan.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Surabaya hingga Banyuwangi diprediksi diguyur hujan lebat pada Selasa siang, 19 Agustus 2025. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem ini dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai pukul 11.00 hingga 14.00 WIB.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Jumat, 10 Juli 2026 Berdasarkan BMKG

Dalam keterangan resminya, BMKG menyampaikan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Situbondo, Bondowoso, Tuban, Lamongan, Sampang, hingga Pamekasan. Tak hanya itu, hujan deras diperkirakan meluas ke daerah lain seperti Malang, Jember, Lumajang, Kediri, Blitar, Mojokerto, Jombang, Gresik, Madiun, hingga Pacitan.

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14.00 WIB,” tulis BMKG dalam peringatannya.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Kamis, 9 Juli 2026 Berdasarkan BMKG

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dapat memicu banjir, genangan air, hingga tanah longsor di daerah perbukitan.

Selain itu, aktivitas transportasi darat maupun laut juga berpotensi terganggu akibat cuaca buruk.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Rabu, 8 Juli 2026 Berdasarkan BMKG

Sejumlah daerah pesisir Jawa Timur seperti Banyuwangi dan Pamekasan bahkan diminta lebih berhati-hati karena angin kencang dapat meningkatkan tinggi gelombang laut. Sementara di wilayah perkotaan, hujan lebat bisa menyebabkan genangan yang menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

BMKG menegaskan peringatan dini ini bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan agar masyarakat lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang cepat terjadi.

"Kami imbau warga menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang, serta tetap memantau perkembangan informasi cuaca resmi,” lanjut BMKG.

Dengan kondisi atmosfer yang labil, potensi hujan lebat di wilayah Jawa Timur masih bisa berulang dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, BMKG meminta pemerintah daerah, aparat terkait, hingga masyarakat untuk lebih siaga terhadap segala kemungkinan bencana hidrometeorologi.