Tawuran di Embong Malang Surabaya Bikin Panik Warga, 2 Kubu Dimediasi Polisi

Polisi berjaga di lokasi tawuran di Embong Malang Surabaya.
Sumber :
  • akun X Msiakenyaal

Surabaya, VIVA Jatim – Aksi tawuran antara dua kelompok massa terjadi di Jalan Embong Malang, Kota Surabaya, pada Minggu, 25 Agustus 2025, dini hari hingga pagi. Bikin panik warga dan pengendara, petugas kepolisian akhirnya turun tangan. Tawuran berhasil diredam dan kedua kubu berseberangan dimediasi oleh Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya.

img_title 3 Anggota DPRD dari Malang, Banyuwangi dan Situbondo Digerebek Saat Pesta Sabu di Surabaya

Peristiwa tawuran itu melibatkan dua kelompok massa dan tawuran berlangsung pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Dikabarkan, tawuran berlangsung hingga pagi. Kedua kelompok saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan kayu. Warga dan pengendara pun panik, menghindar agar tak jadi korban salah sasaran.

Seorang saksi mata, Supri, mengatakan bentrokan mulai terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di depan salah satu hotel di Jalan Embong Malang. Penyebabnya belum jelas, namun diduga berawal dari perselisihan setelah salah satu kelompok tidak terima ditegur saat menenggak minuman keras.

img_title Polres Tanjung Perak Patroli Cegah Tawuran Antargangster di Surabaya

Ia menyebut sempat ada korban dengan kondisi berdarah, Sementara warga yang mengetahui kejadian panik, langsung berlarian menjauh karena khawatir jadi korban salah sasaran. “Sudah mulai setengah 2 tadi mereka tawuran. Semakin pagi tambah ramai, ada yang bawa sajam dan balok kayu,” tutupnya.

Mengetahui itu, pihak kepolisian pun bergegas ke lokasi. Kepala Kepolisian Sektor Genteng Komisaris Polisi Grandika Indera Waspada menuturkan, ratusan personel gabungan dari Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Polsek Genteng, dan Polsek Tegalsari dikerahkan untuk memecah konsentrasi massa.

img_title Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bersajam di Surabaya, 3 Bulan Sikat 11 Motor

Jalan Embong Malang sempat ditutup hingga pagi, pengendara diminta menggunakan jalan alternatif. “Untuk massa sudah kita pecah dan jalan sudah dibuka. Kami pertemukan tokoh-tokohnya, sekarang masih proses mediasi di Polrestabes Surabaya,” kata Grandika.

Ia menambahkan, sampai sekarang pemicu tawuran belum diketahui karena masih didalami. “Yang jelas karena selisih paham, lalu dua kubu saling kerahkan massa hingga terjadi bentrokan. Tapi untuk pastinya masih kita dalami,” bebernya.

Mengenai korban, Grandika juga mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi. “Tadi ada lempar-lempar, bahkan sabetan senjata tajam. Tapi jumlah korban akan dipastikan setelah ada laporan,” ujarnya.

Hingga Minggu pagi, aparat kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi. “Kami standby di sini sambil menunggu hasil mediasi di Polres,” tandas Grandika.