Kediri bakal Miliki MPP untuk Layani Masyarakat dengan 20 Instansi di Satu Lokasi
- Prokopim Pemkab Kediri
Kediri, VIVA Jatim – Ini kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kediri. Mall Pelayanan Publik (MPP) bakal berdiri di Jalan Soekartno-Hatta di Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem. Nantinya, di MPP akan ada outlet pelayanan publik dari 20 instansi yang akan melayani masyarakat.
Pembangunan gedung MPP sudah hampir rampung. "Sejauh ini dari identifikasi awal kami ada 83 jenis pelayanan," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kediri Joko Suwono kepada VIVA Jatim pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Dia mengatakan, dari puluhan instansi yang memberikan pelayanan di MPP, beberapa di antaranya sudah melakukan uji coba perangkat dan pelayanan. Sebelum benar-benar difungsikan, Bupati Hanindhito Himawan Pramana memang meminta agar OPD melakukan uji coba agar saat beroperasi langsung melakukan pelayanan secara optimal.
Kendati beberapa instansi sudah melakukan inovasi layanan secara online, keberadaan MPP memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sudah nyaman melakukan kepengurusan melalui langsung atau offline.
Joko menambahkan, hadirnya MPP akan melayani dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Kediri dengan mudah. Pasalnya, terintegrasi dalam satu tempat, sehingga masyarakat tidak perlu lagi berpindah ke kantor instansi lain.
"Pekan ini masih mengumpulkan semua instansi yang terlibat. Pun juga melakukan uji coba perangkat, memastikan komitmen mengenai jenis layanan termasuk jam pelayanan di MPP," imbuhnya.
Dia membeberkan, OPD yang akan melayani di MPP di antaranya DLH, Dispendukcapil, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan. Lalu, DPMPTSP, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Perkim, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Sedangkan untuk intansi vertikal yaitu Kepolisian, Kejaksaan, PT Taspen, Kantor Kementerian Agama. Selanjutnya Kantor Pertanahan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kantor Penyelengara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Jatim.
"Sebelum soft launching kami ada uji coba pelayanan secara menyeluruh dari 20 instansi di tanggal 1 September. Sehingga jika dilakukan soft launching semuanya sudah siap," pungkas Joko.