Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Massa Bertahan dan Gas Air Mata Menyengat
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim-Situasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam, masih belum sepenuhnya kondusif. Massa aksi nampak bertahan hingga menyebar ke sejumlah ruas jalan sekitar lokasi, mulai dari Jalan Tunjungan hingga Jalan Pemuda.
Pantauan di lapangan, sebagian massa duduk-duduk di trotoar sambil menunggu perkembangan situasi. Meski aparat terus berjaga ketat, kerumunan masih enggan meninggalkan kawasan pusat kota.
Petugas gabungan TNI-Polri terlihat siaga penuh dengan kendaraan taktis yang diparkir tak jauh dari Gedung Negara Grahadi Surabaya. Bau gas air mata juga masih terasa menyengat di lokasi, sisa dari upaya aparat membubarkan kerumunan.
Selain itu, kawat berduri dibentangkan melintang di tengah jalan untuk membatasi pergerakan massa. Situasi ini semakin mempertegas ketegangan yang terjadi di sekitar titik aksi.
Di sisi lain, awak media yang meliput diminta tidak mendekat ke area depan Gedung Negara Grahadi. Aparat hanya memperbolehkan jurnalis mengambil gambar dari radius tertentu demi alasan keamanan.
"Jangan mendekat," ucap petugas kepada Viva Jatim.
Meski begitu, arus lalu lintas mulai berangsur pulih. Blokade Jalan Tunjungan dari arah Jalan Darmo sudah kembali dibuka, sementara akses menuju Grahadi dari sisi lainnya masih ditutup ketat oleh massa dan aparat.
Hingga saat ini, sebagian massa mulai terlihat meninggalkan lokasi unjuk rasa. Namun, sebagian lainnya masih bertahan di sekitar Grahadi untuk melanjutkan aksinya.