Komunitas Ojol dan Tukang Becak di Mojokerto Kompak Doa Bersama untuk Affan Bareng Polisi

Doa bersama komunitas ojol dan abang becak untuk almarhum Affan Kurniawan di halaman Mapolres Mojokerto
Sumber :
  • VIVA Jatim/M Luthfi Hermansyah

Surabaya, VIVA Jatim – Doa untuk kematiaan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob terus mengalir. Kali ini, doa bersama datang dari komunitas ojol dan tukang becak di Mojokerto bareng polisi.

img_title Siasat Pengedar Sabu Sistem Ranjau di Mojokerto, Pakai Tabung Sentrifus

Doa bersama ini digelar di lapangan upacara Polres Mojokerto pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Dalam kegiatan ini puluhan pengemudi ojol dan abang becak membaca tahlil bersama-sama. Pembacaan tahlil dipimpin oleh KH Abdurrohim. 

Nampak hadir pula Kapolres Mojokerto AKBP Irham Kustarto dan Ketua Bhayangkara Cabang Mojokerto Fika Ihram beserta jajaran. 

img_title Dalam 5 Hari Polres Mojokerto Bongkar 11 Kasus Kriminal

Melalui kegiatan ini, Ihram berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan komunikasi antara polisi dengan masyarakat. Sehingga setiap permasalahan sosial dapat dihadapi secara bersama-sama dengan solusi yang damai.

"Semoga kegiatan ini selalu menjadi amal ibadah kita semua, khususnya untuk Mojokerto agar selalu dirahmati Allah SWT," tutur Irham. 

img_title Momen Sumringah 2 Korban Curanmor di Mojokerto Saat Motor yang Hilang Kembali

Kiai Abdurrohim mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus mejaga ketertiban demi keselamatan bersama. 

"Kalau kita kompak bersatu dengan semua jajaran, Allah SWT akan memberikan rahmat, negara kita selalu aman dan kondusif," katanya. 

Suasana penuh keakraban tampak ketika personel Polres Mojokerto berbaur bersama para pengemudi ojol dan tukang becak. Setelah doa dan tahlil, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan nasi tumpeng dan nasi kota bersama. 

Kegiatan kemudian diakhiri dengan bakti sosial. Polres Mojokerto membagikan ratusan paket sembako berisi beras, gula dan minyak goreng kepada pengemudi ojol dan tukang becak.

Salah satu pengemudi ojol, Taufiq Hidayatullah berharap hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, tetap terjaga. 

"Dengan adanya ini (kematian Affan), tali persaudaraan (Polri dengan ojol) tetap bersatu, dipererat kembali," terang pria berusia 58 tahun asal Desa Awang-awang, Mojosari, Mojokerto itu. 

Affan Kurniawan meninggal dunia setelah dilindas rantis Brimob di kawasan Penjernihan, Pejompongan, Jakarta, pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam. Insiden tersebut terjadi di tengah aksi demonstrasi di DPR.  

Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan ucapan bela sungkawa atas kejadian tersebut.

Tujuh orang anggota Brimob yang diduga terlibat kasus tersebut saat ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.