Ulama, Pesilat, hingga Tokoh Masyarakat di Tuban dan Gresik Kompak Jaga Kedamaian

Pesilat dan tokoh masyarakat Tuban.
Sumber :
  • Imron Saputra/Viva Jatim

Tuban, VIVA Jatim – Kekompakan untuk menjaga kedamaian juga ditunjukkan pimpinan perguruan silat dan tokoh masyarakat setempat. Mereka mendeklarasikan menjaga situasi keamanan saat apel di Markas Polres Tuban pada Selasa, 2 September 2025.

img_title Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan 2 Pemuda Saat Konvoi Pesilat di Kendangsari Surabaya

Apel dipimpin oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan dihadiri Forkopimda setempat. Dalam deklarasi itu, masyarakat Tuban sepakat menolak adanya berita bohong dan aksi provokasi yang tidak bertanggungjawab sehingga bisa merusak dan menyebabkan perpecahan masyarakat Kabupaten Tuban.

Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale mengatakan, apel konsolidasi ini adalah inisiasi dari masyarakat yang difasilitasi oleh Polres Tuban terkait dengan perkembangan situasi. Tujuannya untuk menjaga dan mengamankan Kamtibmas di Kabupaten Tuban.

img_title Viral Remaja Putri di Tuban Jadi Korban Perundungan, Orang Tua Lapor Polisi

"Ada beberapa poin penting dalam kegiatan ini seluruh elemen masyarakat siap bersinergi dalam mengamankan Kabupaten Tuban dari segala aksi yang bisa mengakibatkan perpecahan bangsa," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya dengan ajakan-ajakan maupun berita hoaks yang sengaja disebarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab melalui media sosial sehingga menimbulkan kepanikan.

img_title IRT di Tuban Dirampok Saat Suami Berangkat Kerja, Korban Diikat dan Ditodong Pisau

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, kegiatan ini menandakan bahwa seluruh masyarakat menginginkan bahwasanya Tuban Adem ayem.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja luar biasa dalam menjaga kabupaten Tuban di antaranya kegiatan patroli yang dilakukan oleh aparat keamanan maupun edukasi masyarakat dalam meluruskan informasi yang berkembang.

"Artinya Tuban ini bukan milik pribadi tapi milik seluruh masyarakat Kabupaten Tuban bahkan masyarakat Jawa Timur," terang bupati.

Sementara di Kabupaten Gresik, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten setempat bersilaturrahim dengan para ulama dan tokoh masyarakat pada di kantor MUI Gresik. Mereka sepakat untuk kompak menjaga kondisi tetap kondusif dan damai.

Ulama dan tokoh masyarakat Gresik sepakat jaga kondisi.

Photo :
  • Tofan Bram Kumara/Viva Jatim

Hal itu dilakukan sebagai respons atas dinamika yang berkembang beberapa hari terakhir ini.

"MUI punya tugas himayatuddin (menjaga agama), himayatud daulah (menjaga negara), dan himayatul Umat (menjaga umat). Kita semua punya tanggung jawab menjaga kesatuan bangsa dan negara, kata Ketua Umum MUI Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib.

Halaman Selanjutnya
img_title