Ladang Ganja Luas di Blitar Terungkap dari Urine Pelaku Kerusuhan

Polisi menemukan ladang ganja di Blitar.
Sumber :
  • Istimewa

Blitar, VIVA Jatim – Proses hukum yang dilakukan Kepolisian Resor Blitar Kota dalam peristiwa kerusuhan yang merusak kantor DPRD kota setempat mengungkap fakta hukum lain. Beberapa pelaku ternyata mengkonsumsi narkotika. Dari mereka pula terungkap adanya ladang ganja.

img_title Edarkan Sabu Paket Hemat, Oknum Outsourcing Dishub Gresik Diamankan Polisi

Kepala Polres Blitar Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Titus Yudho Uly mengatakan, lebih dari seratus orang yang diamankan dalam insiden kerusuhan dites urine. Hasilnya, ada beberapa orang tes urinenya positif narkotika.

Rupanya, saat terlibat kerusuhan, mereka ada yang mengkonsumsi sabu-sabu dan ganja. "Dari yang [positif] ganja kita kembangkan lagi, sehingga Senin sore berhasil menemukan ladang ganja," kata Yudho kepada awak media pada Selasa, 2 September 2025, malam.

img_title Capt Gema Minta Publik tak Generalisasi Pilot sebagai Penyelundup Narkoba

Setelah dicek, ternyata benar ada ladang ganja di kawasan pegunungan di Blitar yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

"Lokasinya besar dan ditanam secara banyak itu di wilayah Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar," bebernya.

img_title Residivis Narkoba di Surabaya Ditangkap Lagi, Simpan 14 Paket Sabu Siap Edar

Pemilik ladang ganja tersebut bukan pelaku kerusuhan. Dia sudah diamankan oleh petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Blitar Kota. Kini, ia masih diperiksa untuk didalami berapa luas lahan hingga distribusi dan jaringannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, papar Yudho, pemilik ladang ganja tersebut sudah beroperasi selama dua tahun terakhir. Pemilik membuka lahan di belakang rumahnya. Kebetulan tanahnya subur sehingga tanaman ganja mudah tumbuh.

Yudho mengatakan, temuan ladang ganja tersebut merupakan pengungkapan kasus yang luar biasa. Dalam waktu dekat, pihaknya akan merilis kasus tersebut.