Antisipasi Kerusuhan, Brimob hingga Personil Polres Dikerahkan saat Demo Mahasiswa di Tuban

Sejumlah mahasiswa saat berunjuk rasa
Sumber :
  • Viva Jatim/Imron Sapurta

Tuban, VIVA JatimPuluhan mahasiswa di Kabupaten Tuban yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tuban menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Tuban, pada Rabu 3 September 2025.

img_title Kantor Pemkab Kediri Usai Dibakar Massa, Mas Dhito Sebut Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Dalam orasinya, massa menyoroti sejumlah isu nasional di antaranya, membatalkan kenaikan tunjangan dan fasilitas anggota DPR, mengesahkan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi serta mengusut tuntas secara transparan kasus meninggalnya Affan Kurniawan.

Tak hanya itu, mahasiswa juga mendesak DPR mengkaji ulang pasal 7a dan 7b terkait pemberhentian presiden dan wakil presiden, memecat wakil rakyat yang dinilai toxic bagi masyarakat, membenahi seluruh institusi publik.

img_title Meski Hujan, Ketua DPRD Jatim Tetap Temui Aksi Mahasiswa di Depan Gedung Dewan

Selain 6 isu nasional tersebut, puluhan massa juga menuntut agar DPRD mengevaluasi pengadaan mobil dinas oleh Inspektorat Kabupaten Tuban senilai Rp2,2 milyar di tengah seruan efisiensi anggaran serta mengkaji ulang tunjangan perumahan pimpinan dan anggota dewan Kabupaten Tuban.

Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPRD kabupaten Tuban Sugiantoro mengaku siap menindaklanjuti dengan memberikan rekomendasi kepada DPR RI. Sedangkan terkait tuntutan kepada DPRD kabupaten Tuban, pihaknya sesegera mungkin akan menindaklanjuti sesuai dengan tuntunan yang disampaikan oleh mahasiswa selama 7 kali 24 jam.

img_title 10 Provokator Aksi ODOL Ricuh Diamankan Polres Blitar

"Kita akan evaluasi bersama eksekutif sesuai dengan tuntunan tadi," kata Sugiantoro saat menemui para demonstran.

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale yang memimpin langsung jalannya pengamanan itu mengaku, menurunkan sebanyak 470 personel Polres Tuban dibantu satuan Brimob Polda Jatim dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup.

Pengaman itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak yang tidak bertanggungjawab yang ingin menunggangi aksi ini selain di lokasi Petugas juga ditempatkan di beberapa titik strategis untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan peserta aksi.

"Kita hadir disini merupakan perwujudan negara hadir ditengah masyarakat. Kegiatan penyampaian aspirasi elemen mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia berlangsung aman dan damai," kata Kapolres AKBP Tanasale.