Universitas Annuqayah Dorong Digitalisasi Pembelajaran melalui Aplikasi Jurnal Mengajar
- Dokumen UA
Pamekasan, VIVA Jatim – Dalam upaya mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Annuqayah melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dirjen Dikti) telah menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat – Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
Program ini berfokus pada pengembangan dan implementasi aplikasi jurnal mengajar. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Agustus 2025, bertempat di Laboratorium Komputer SMK Darul Falah, Pegantenan, Pamekasan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Agustus 2025, bertempat di Laboratorium Komputer SMK Darul Falah, Pegantenan, Pamekasan.
Program PkM yang mengusung tema "Digitalisasi Pembelajaran melalui Pengembangan Aplikasi Jurnal Mengajar" ini bertujuan untuk menjawab tantangan administrasi dan manajemen pembelajaran yang dihadapi oleh para guru.
Melalui inovasi digital, tim dari Universitas Annuqayah berharap dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi guru dalam mendokumentasikan proses belajar mengajar.
Tim PkM ini diketuai oleh Siti Khotijah, M.Si., dosen Matematika yang didampingi oleh dua anggota dosen lainnya yaitu, Fitriyah, M.Pd., yang merupakan dosen Teknologi Informasi, dan Amaliyatul Hasanah, M.Mat., dosen Matematika. Kontribusi mereka mencakup pengembangan aspek teknis aplikasi serta perancangan materi pelatihan yang relevan.
Tidak hanya melibatkan dosen, program ini juga memberdayakan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat. Dua mahasiswi, Asri Wulandari dan Linda Waidani, turut serta sebagai anggota tim, membantu dalam persiapan teknis dan pendampingan selama kegiatan pelatihan berlangsung.
Selama tiga hari kegiatan, para guru SMK Darul Falah mendapatkan pelatihan intensif mengenai cara mengoperasikan aplikasi tersebut. Materi pelatihan mencakup pengenalan antarmuka, input data harian, hingga cara menarik laporan pembelajaran secara otomatis. Sesi pelatihan dibuat interaktif dengan praktik langsung agar para guru dapat menguasai aplikasi dengan cepat dan efektif.
Ketua Tim PkM, Siti Khotijah, M.Si., menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan sekolah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran.