Bali Interfood 2025 Resmi Dibuka, Sentra Inovasi Kuliner dan Bisnis Global di Pulau Dewata

Bali Interfood 2025 resmi dibuka
Sumber :
  • Dokumen Krista Exhibitions

Bali, VIVA Jatim – Bali, yang dikenal dengan sebutan “Pulau Dewata”, tidak hanya memikat dunia melalui panorama alamnya yang menawan, tetapi juga melalui kekayaan budaya yang kental dengan tradisi, seni, dan adat istiadat yang unik.

img_title Antusias Ratusan Pengasuh Pondok Ikuti Workshop Kepesantrenan di Pesantrennya Kiai Imjaz

Pulau ini juga memiliki keragaman kuliner yang luar biasa, di mana setiap daerah menyuguhkan cita rasa dan karakter khasnya masing-masing.

Keunikan tersebut menjadikan Bali bukan hanya destinasi wisata alam dan budaya, tetapi juga surga kuliner yang selalu berhasil menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Pertumbuhan industri makanan, minuman, serta pariwisata di Bali pun menunjukkan tren positif yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali pada kuartal IV tahun 2024 menempatkan provinsi ini di peringkat kesepuluh dari 38 provinsi di Indonesia, dengan capaian yang melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02%.

img_title KI Jatim Menangkan Warga, Pemkot Diminta Buka Data SK Re-Planning

Pencapaian ini sekaligus mencerminkan pesatnya perkembangan ekosistem ekonomi Bali, di mana sektor makanan dan minuman menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan tersebut.

Sejalan dengan momentum tersebut, Pameran Bali Interfood 2025 resmi dibuka hari ini, Rabu, 10 September 2025, di Bali Nusa Dua Convention Center.

Pameran berskala internasional ini menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha makanan, minuman, horeca (hotel, restoran, kafe), bakery, teknologi pengolahan, dan kemasan untuk memperkenalkan produk, menjalin kemitraan, serta mengeksplorasi tren dan inovasi terbaru.

Tahun ini, Bali Interfood menghadirkan 110 peserta dari 17 negara, termasuk 40 UMKM unggulan Indonesia, dengan target lebih dari 15.000 pengunjung.

Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions, pameran ini bertujuan memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi kuliner sekaligus meningkatkan daya saing industri makanan dan minuman Indonesia di pasar global.

Digelar untuk keenam kalinya pada 10–12 September 2025 di BNDCC, Bali Interfood juga berlangsung bersamaan dengan Bali Hotel & Tourism, Bali Coffee Expo, Bali Wine & Spirit, dan Bakery Indonesia Expo 2025 yang semakin memperluas jangkauan serta peluang kolaborasi lintas sektor.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyampaikan bahwa Bali Interfood sebagai pameran internasional makanan dan minuman dua tahunan hadir sebagai bagian dari rangkaian pameran Krista Exhibitions di tiga kota besar: Surabaya melalui East Food Indonesia, Bali dengan Bali Interfood, dan puncaknya pada 12–15 November 2025 di JIExpo Kemayoran Jakarta melalui SIAL Interfood.

Halaman Selanjutnya
img_title