Cuaca Jawa Timur Hari Ini: Surabaya Berawan, Beberapa Daerah Hujan

Ilustrasi embun pagi.
Sumber :
  • Mokhamad Dofir/Viva Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk Jawa Timur pada Kamis, 11 September 2025. Kota Surabaya diperkirakan berawan sejak pagi hingga malam hari.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Selasa, 22 September 2026 Berdasarkan BMKG

Suhu udara berkisar 24–32 derajat celcius dengan kelembapan relatif 52–93 persen. Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan rata-rata 13,2 km/jam.

Meski Surabaya cenderung berawan, beberapa daerah lain di Jawa Timur diprediksi mengalami hujan.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Senin, 21 September 2026 Berdasarkan BMKG

Pacitan terpantau akan diguyur hujan sejak pagi hingga siang dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 68–99 persen dan suhu antara 20–28 derajat celcius.

Di wilayah Malang, baik kota maupun kabupaten, hujan ringan berpotensi turun pada pagi hingga siang hari. Suhu di Malang berkisar 21–30 derajat celcius dengan kelembapan 56–93 persen.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Minggu, 20 September 2026 Berdasarkan BMKG

Hujan juga diperkirakan turun di Tuban pada pagi hari. Daerah ini mencatat suhu sekitar 22–30 derajat celcius dengan kelembapan 63–90 persen.

Selain itu, wilayah dataran tengah dan pegunungan seperti Kediri dan Blitar juga berpotensi hujan lokal pada siang hingga sore hari.

BMKG mencatat, kondisi cuaca di Jatim pada Kamis ini bersifat lokal dan intensitasnya bervariasi.

Beberapa daerah lain seperti Jombang, Probolinggo, dan Pasuruan juga menunjukkan cuaca berawan tebal yang berpotensi disertai hujan ringan di beberapa titik.

Angin di sebagian besar wilayah Jawa Timur bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan rata-rata 10–17 km/jam.

Dengan kondisi tersebut, BMKG Juanda mengimbau masyarakat tetap waspada. Warga yang beraktivitas di luar rumah diingatkan menyiapkan payung atau jas hujan.

Bagi pengendara motor dan masyarakat pesisir, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap jalan licin serta potensi angin kencang yang menyertai hujan.