DPRD Jatim Tinjau Pelebaran Jalan Buduan–Bondowoso Antisipasi Exit Tol Besuki

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Yoyok Mulyadi, meninjau proses pelebaran jalan di ruas Buduan hingga batas Kabupaten Bondowoso
Sumber :
  • VIVA Jatim/A Toriq A

Surabaya, VIVA Jatim – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Yoyok Mulyadi turun langsung meninjau proses pelebaran jalan di ruas Buduan hingga batas Kabupaten Bondowoso. 

img_title Abdul Qodir Dorong Pemerintah Bangun Sistem Pengelolaan Sampah di Pesantren

Yoyok menjelaskan, pelebaran jalan sepanjang 6,25 kilometer tersebut sangat penting untuk mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan saat pintu tol Basuki resmi dioperasikan.

"Ini penting mengantisipasi jika exit tol Besuki dibuka. Dan arus lalu lintas lancar menuju Bondowoso sampai Jember," ujar Yoyok.

img_title DPRD Jatim Dorong Pemprov Perkuat Regenerasi Petani Milenial Berbasis Teknologi

Politisi asal daerah pemilihan Tapal Kuda itu menambahkan, pelebaran jalan menuju standar tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga membuka akses ekonomi antarwilayah. Dengan kondisi jalan yang memadai, distribusi barang dan mobilitas masyarakat diyakini akan lebih efisien.

"Kalau akses lancar, tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor perdagangan dan pariwisata di Bondowoso dan Jember," imbuhnya.

img_title DPRD Jatim Apresiasi Kapolda Dekananto soal Pemberantasan Narkoba: Jangan Berhenti di Jalan Kunti

Namun demikian, Yoyok mengingatkan pemerintah bahwa pekerjaan pelebaran tidak cukup hanya di ruas jalan tersebut. Menurutnya, pada anggaran selanjutnya perlu dilakukan pelebaran di jembatan Sungai Malang atau Jembatan Mojo.

"Ini berpengaruh pada kelancaran. Jika tetap dibiarkan sempit, maka pelebaran jalan akan percuma karena arus kendaraan akan tersendat di titik jembatan," tegasnya.