Heboh! Ratusan Warga Lamongan Blokir Jalan Lingkar Utara
- VIVA Jatim/Imron Saputra
Lamongan, VIVA Jatim – Ratusan warga Kabupaten Lamongan memblokir Jalan Lintas Utara, pada Minggu, 14 September 2025, malam. Warga kesal karena kerap terjadi kecelakaan, bahkan menelan korban jiwa sejak diresmikan pertengahan Agustus 2025 lalu.
Warga memblokir jalan tersebut dengan membentangkan spanduk di tengah jalan. Warga juga berdiri hingga duduk di tengah jalan.
Akibat pemblokiran tersebut ruas Jalan Lingkar Utara mengalami kemacetan panjang dan harus dialihkan ke jalur lama untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah barat menuju Surabaya.
Solih warga Desa Balun mengatakan, jalan yang baru diresmikan pada 17 Agustus 2025 lalu itu kerap terjadi adanya kecelakaan dan banyak menelan korban jiwa. Terhitung usai diresmikan, sudah ada 4 warga Desa Balun yang mengalami kecelakaan dan satu di antaranya meninggal dunia.
Agar kecelakaan tak terulang warga bahkan sampai melayangkan aduan, namun hal itu tak digubris atau ada tindakan dari dinas terkait sehingga aksi blokir jalan dilakukan warga sebagai bentuk solidaritas kepada para korban.
"Jalan utara karena terjadi kecelakaan yang menelan banyak korban jiwa, warga menuntut agar pihak terkait segera memasang rambu-rambu lalu lintas di lokasi tersebut," kata Solih.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Lamongan Dianto Hari Wibowo usai melakukan mediasi dengan warga mengatakan, terhitung mulai minggu malam pihkanya akan menutup sementara jalan lingkar utara dan akan mengalihkan kembali kendaraan melalui jalur tengah.
Meski begitu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak BPJN agar rambu-rambu lalu lintas di sejumlah titik di jalan lintas utara bisa segera dipasang.