PAC Muslimat NU Se-Sumenep Resmi Dilantik di Momen Puncak Gebyar Muharram 1447 H
- Ibnu Abbas/Viva Jatim
Di bidang kesehatan, Muslimat NU terus aktif mendorong program imunisasi. Hal ini menyusul adanya kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Kabupaten Sumenep.
“Kami mengimbau seluruh PAC dan ranting agar intensif berkoordinasi dengan puskesmas dan posyandu, supaya kasus campak bisa ditekan hingga tidak ada lagi penderita di Sumenep,” ungkapnya.
Sementara dalam bidang ekonomi, Muslimat NU mendorong kader mengembangkan produk unggulan baik dari daratan maupun kepulauan. Kini, proses perizinan usaha dan sertifikasi halal dapat diakses melalui kecamatan, sehingga lebih mudah dijangkau oleh para pelaku usaha.
“Kami berharap produk-produk Muslimat NU menjadi unggulan yang mendorong ekonomi kreatif dan produktif ibu-ibu. Sebab terus terang, pengeluaran ibu-ibu ini lebih banyak daripada bapak-bapak. Kalau tidak ada penghasilan tambahan, saya khawatir bapak-bapak mengeluh,” ucapnya disambut tawa hadirin.
Nyai Dewi juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PP Muslimat NU, Ny Hj Khofifah Indar Parawansa, yang berhalangan hadir karena agenda di Kalimantan. Ia menutup sambutannya dengan doa agar seluruh Muslimat NU senantiasa diberi kekuatan untuk berkhidmah.
“Mari kita berdoa agar negeri ini menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Semoga kita sehat jasmani, rohani, juga sehat dompetnya. Amin,” tuturnya.
Acara dilanjutkan dengan Pengajian Umum yang disampaikan oleh KH Halimi Matin, Wakil Katib PCNU Sumenep. Kemudian ditutup dengan doa bersama.