MBG Diduga Bikin 13 Siswa di Lamongan Keracunan, Ini Janji Bupati Yuhronur

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi soal siswa keracunan MBG.
Sumber :
  • Imron Saputra/Viva Jatim

Lamongan, VIVA JatimBupati Lamongan Yuhronur Efendi berjanji akan mengevaluasi seluruh pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerahnya, setelah terjadi keracunan massal yang menimpa belasan siswa SMAN 2 Lamongan pada Rabu kemarin.

img_title Gudang Besi Tua di Lamongan Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kajian mendalam akan dilakukan untuk mengetahui secara pasti sumber masalah pada MBG yang dibagikan tersebut. Uji laboratorium harus dilakukan. Apalagi, tidak semua siswa di SMAN 2 Lamongan yang keracunan.

Karena itu, belum bisa disimpulkan secara mutlak MBG yang dibagikan jadi penyebab utama belasan siswa keracunan. Semua itu perlu dilakukan agar pelaksanaan MBG di Lamongan ke depan bisa lebih baik lagi.

img_title Berdampak Positif pada Ekonomi Mikro, Ratusan Masyarakat Dukung MBG Dilanjutkan

"Ini harusnya menjadi pelajaran bagi kita semua seluruh MBG. Agar bisa lebih baik lagi dan memenuhi segala yang dipersyaratkan," kata yuhronur saat menjenguk siswa yang keracunan di rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan, Belasan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Lamongan diduga mengalami keracunan masal pada Rabu 17 September 2025. Para siswa itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Nashrul Ummah untuk mendapatkan perawatan.

img_title Seorang Pengendara Motor di Lamongan Tertabrak Kereta Api Usai Terobos Perlintasan Berpalang

Para siswa itu dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor. Ada 13 siswa telah mendapatkan penanganan medis. Para siswa umumnya mengalami lemas dan muntah-muntah.

Anggraeni satu guru SMAN 2 Lamongan mengatakan, peristiwa itu diketahui saat para pelajar mengeluhkan pusing, mual hingga muntah sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah mendapatkan keluhan dari para murid pihak sekolah kemudian membawa mereka ke rumah sakit.

Sebelum mengalami keracunan, para siswa itu mengkonsumsi beragam makanan, termasuk jatah Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak sekolah saat ini masih menunggu keterangan dari medis untuk mengetahui penyebab pastinya keracunan itu.

"Mereka makan makanan beragam ketika ditanya, ada yang jajan ke kantin, koperasi, dan ada jatah dari MBG itu. Untuk siswa yang mengalami keracunan langsung bawa ke rumah sakit berbeda, ada juga yang dirawat di rumah," katanya.

Sementara itu, dokter Rumah Sakit Islam Nashrul Ummah mengungkap, belasan pelajar SMA Negeri 2 Lamongan yang dirawat di rumah sakit itu karena mengalami keracunan usai menyantap MBG yang dibagikan.

Halaman Selanjutnya
img_title