Gubernur Khofifah Sebut Kalsel Mitra Dagang Strategis Jawa Timur

Silaturahmi Masyarakat Kalsel asal Jatim.
Sumber :
  • Pemprov Jatim

Banjarmasin, VIVA Jatim-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi lintas provinsi dalam menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa sekaligus menguatkan konektivitas ekonomi.

img_title Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Perkuat Industri di Timur Indonesia

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri forum silahturahmi masyarakat Kalimantan Selatan asal Jatim dalam rangka penguatan pasar antar daerah di Banjarmasin, Selasa, 16 September 2025.

“Silaturahmi seperti ini jangan pernah dipandang kecil. Pertemuan ini bukan hanya perekat antarprovinsi, tapi juga perekat kebangsaan. Panjenengan semua yang hadir di sini sesungguhnya adalah penguat persatuan Indonesia,” ujar Khofifah.

img_title Antusias Ratusan Pengasuh Pondok Ikuti Workshop Kepesantrenan di Pesantrennya Kiai Imjaz

Menurut Khofifah, kesamaan tradisi sosial dan spiritual antara Jatim dan Kalsel, yang sama-sama berlandaskan Ahlussunnah Wal Jama'ah, menjadi modal besar dalam membangun moderasi beragama dan toleransi.

“Kesamaan ini harus kita rawat untuk memperkuat soliditas dan solidaritas, agar bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi tantangan global,” tambahnya.

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Lebih lanjut, ia menjelaskan, silaturahmi kali ini tak hanya menjadi ajang temu masyarakat Kalsel asal Jatim, tetapi juga menjadi momentum penguatan kolaborasi.

Untuk itu, Pemprov Jatim terus memaksimalkan misi dagang dengan persiapan matang melalui business matching dan business meeting secara virtual sebelum acara berlangsung.

Dari segi perdagangan, Kalsel menjadi mitra dagang yang strategis bagi Jatim. Tahun 2023, Perdagangan Jatim dan Kalsel mencapai Rp 18,28 Triliun, yang mana nilai tersebut terdiri dari nilai bongkar sebesar Rp 11,70 Triliun dan nilai muat sebesar Rp 6,58 Triliun. Dari segi ekspor berdasarkan data BPS Jatim pada Juli 2025, nilai ekspor Jatim (y-on-y) tumbuh 20,96 persen. Ia menilai capaian tersebut tak lepas dari kerja keras para pelaku usaha sekaligus menjadi momentum untuk membuka lebih banyak jejaring antarprovinsi.

Sementara dari sisi penjualan Jatim ke Kalsel, komoditas utama yang mendominasi adalah mobil dan kendaraan bermotor untuk penumpang dengan nilai Rp 2,48 triliun, atau setara dengan 37,7 persen dari total penjualan.

Selain itu, Jawa Timur juga banyak menjual suku cadang mesin bor dan alat berat, mineral lainnya, kursi dengan rangka kayu, serta berbagai furnitur. Secara keseluruhan, 5 komoditas utama ini berkontribusi sebesar 70,7% terhadap total penjualan Jawa Timur ke Kalimantan Selatan.

Halaman Selanjutnya
img_title