ASN Pemkab Kediri Diminta Hindari Pamer Hidup Berlebihan
- Madchan Jazuli
Kediri, VIVA Jatim-Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kediri tidak flexing. Pasalnya, sikap tersebut akan memicu respon negatif dari masyarakat.
Mas Dhito menuturkan abdi negara merupakan representasi dari pemerintah. Maka dari dituntut untuk menjaga sikap, baik di lingkungan maupun media sosial. Meskipun mempunyai harta yang berkecukupan, Mas Dhito meminta agar tidak bergaya hidup berlebihan hingga flexing.
Bupati yang hobi vespa ini menekankan kepada seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Kediri ahar lebih mengedepankan integritas serta mengutamakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Semua hal-hal yang sifatnya strategis dan pelayanan dasar saya minta tetap berjalan jangan sampai ada catatan," ujarnya.
Sedangkan untuk rehabilitasi dan pembangunan gedung perkantoran milik Pemkab Kediri yang rusak dibakar massa pada aksi anarkis akhir Agustus 2025 itu, kata Mas Dhito akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Direktorat Jenderal Cipta Karya dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur sudah melakukan identifikasi dan asesmen kerusakan.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo pun telah meninjau Gedung Kantor Sekretariat Daerah, Kantor DPRD, dan Gedung Kantor Bupati Kediri.
Meski pembangunan akan ditangani pusat, Mas Dhito mengingatkan kepada instansi di Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya Dinas PUPR maupun Perkim dan dinas terkait untuk ikut mengawasi selama proses berjalan.
"Walaupun itu dari kementerian tidak berarti kita diam," pungkasnya.