Bupati Trenggalek Geram ke FT UGM Lakukan Penelitian ke Eksplorasi Tambang

Kunjungan Lapangan FT UGM di Trenggalek.
Sumber :
  • @avinml

Trenggalek, VIVA Jatim-Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin geram dengan proses penelitian yang dilakukan oleh tim Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait polemik eksplorasi tambang di Trenggalek.

img_title Pemkab Trenggalek Siapkan Spot Nobar Piala Dunia 2026 di Halaman Dispora

Mas Ipin, sapaan akrabnya ini menerangkan langsung dalam akun Platform Instagram @avinml. Mas Ipim mempersilahkan penelitian dilakukan di Trenggalek. Namun ia menyayangkan proses bersurat ke pihak swasta.

"Dear @teknikugm @ft.ugm @ugm.yogyakarta. Ini media sosial saya, silahkan dm kalau ingin melakukan penelitian untuk kepentingan pengayaan ilmu dan riset di Kabupaten Trenggalek. Tidak perlu bersurat pun saya pasti balas," tulis @avinml dikutip VIVA Jatim, Kamis, 18 September 2025.

img_title Pemkab Trenggalek Terbantu Adanya TMMD di Trenggalek: Menghemat Anggaran Pembangunan

Mas Ipin mengatakan alasannya memperingatkan kepada FT UGM menggandeng swasta karena mendapatkan penolakan dari warga. Sebab itu berpotensi merusak ekologi atas rencana eksplorasi yang akan dilakukan.

"Saya berpesan mohon hati-hati. Hati-hati. Ijin, kulonuwun (saya mohon) itu kepada masyarakat, bukan kepada swasta!!! Mohon dipaham!!!!," tegasnya.

img_title Terpukau Bupati Mas Ipin saat Menonton Trenggalek Menari

Data yang dihimpun oleh VIVA Jatim, FT UGM bersurat dengan nomor : 170109/UN1/FKT.2/DGTL/HM/2025 dengan subject : Request for Site Visit to Dalang Turu Au prospect at Trenggalek district - SEG 2025 Pre-Conference Field Trip.

Surat berbahasa Inggris Gadjah Mada memiliki maksud memohon izin dan dukungan Bapak/Ibu untuk mengizinkan peserta Kunjungan Lapangan Pra-Konferensi SEG 2025, yang berjudul “Deposit Cu-Au Pulau Jawa, Busur Sunda, Indonesia,".

Dalam surat tersebut meminta izin untuk melakukan kunjungan ke PT Sumber Mineral Nusantara, prospek Dalang Turu Au di Kabupaten Trenggalek. Kunjungan lapangan ini diselenggarakan bersama oleh Ikatan Ahli Geologi Ekonomi dan Departemen Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada.

Kunjungan lapangan ini akan dipandu oleh Dr Eng Lucas Donny Setijadji, dosen senior di Universitas Gadjah Mada. Acara internasional ini diperkirakan akan mempertemukan sekitar 30 peserta, yang terdiri dari para profesional geologi internasional dan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengeksplorasi dan mempelajari deposit tembaga dan emas penting di Pulau Jawa.

VIVA Jatim mencoba mengkonfirmasi pihak Fakultas Teknik UGM untuk meminta penjelasan perihal kunjungan lapang. Namun masih belum mendapatkan balasan.