Resmi Keluar dari FCA, NPGF Optimis akan Semakin Meningkatkan Kepercayaan Investor

Penampakan Pabrik NPGF.
Sumber :
  • Istimewa

Gresik, VIVA Jatim-PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) resmi keluar dari papan Pemantauan Khusus atau Full Call Auction (FCA) setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status pengawasan khusus terhadap saham emiten sektor agrikultur tersebut.

img_title IHSG Goyang, Gema Astronacci Selamatkan Trader Lewat Time Trading

BEI menilai bahwa perdagangan saham NPGF telah kembali memenuhi ketentuan likuiditas dan keterbukaan informasi yang dipersyaratkan. Dengan demikian, saham NPGF dapat kembali diperdagangkan sscara normal di pasar regular.

Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman mengatakan pencabutan dari papan pemantauan khusus menjadi momentum penting bagi perusahaan. Menurutnya perusahaan menyambut baik keputusan BEI tersebut. Ia menilai pencabutan tersebut hasil dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan tata kelola, menjaga transparansi dan memperkuat kinerja operasional.

img_title Kepastian Hukum Dibutuhkan untuk Masa Depan Energi Nasional

"Kami optimis langkah ini akan semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap NPGF," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa perseroan telah merealisasikan pembagian dividen sebesar Rp 30 persen dari laba bersih tahun buku 2024. Langkah ini dinilai sebagai komitmen manajemen dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

img_title Saham DADA Terus Meroket, Jadi Primadona Baru Bursa Indonesia

Ujang menegaskan bahwa perseroan akan tetap mempertahankan kebijakan pembagian dividen sebagai bentuk komitmen memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.

"Kami optimis kebijakan dividen ini akan tetap terus dijaga pada level yang kompetitif untuk pemegang saham. Namum, mengenai besaran final payout nantinya tetap akan diputuskan dalam RUPS tahun depan," katanya.

Lebih lanjut, Ujang menegaskan bahwa perseroan menatap masa depan dengan optimisme. Pada awal kuartal III-2025, NPGF berhasil mengamankan kontrak baru senilai Rp71 miliar, yang kemudian disusul dengan perolehan kontrak tambahan menjelang kuartal IV senilai Rp110 miliar.

“Kami menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Fokus kami adalah memperluas pasar, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperkuat segmen pupuk NPK granul yang kinerjanya telah melonjak signifikan tahun ini. Dengan dukungan riset dan inovasi, kami yakin dapat memperkuat posisi NPGF di industri pupuk nasional,” tuturnya.

Secara fundamental, kinerja penjualan NPGF pada semester I-2025 tercatat sebesar Rp71,5 miliar, meningkat sekitar 37,76 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didominasi oleh penjualan produk NPK granul, yang kemudian disusul oleh pupuk mikro, pupuk NPK briket, serta produk lainnya.

Halaman Selanjutnya
img_title