Prodi Teknologi Rekayasa Pesawat Udara di USG Banyak Diminati
- Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim-Rektor Universitas Sunan Gresik (USG) Abdul Muhith mengungkapkan prodi Teknologi Rekayasa Pesawat Udara banyak diminati. Menurut Muhith prodi ini menjadi pembeda dari perguruan tinggi lainnya. Dan USG telah menjalin kerjasama dengan Lion Grup.
Tidak hanya itu, USG juga sudah menjalin kerjasama dengan 60 perusahaan besar yang ada di Gresik, di mana nantinya siap menampung mahasiswa magang sebelum terjun di dunia kerja.
"Prodi Teknologi Rekayasa Pesawat Udara di minati dan ini kerjasama dengan pihak Lion Grup. Sekarang sudah ada mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Lion Grup dan sudah tandatangan kontrak dengan seleksi ketat. Mulai tinggi badan yang proporsional sesuai persyaratan," ujar Muhith, Rabu, 24 September 2025.
Muhith juga mengungkapkan bahwa rencananya USG akan membuka fakultas Kedokteran Umum dan Gigi sebagai komitmen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di bidang medis.
"Saat ini USG sudah ada 29 program studi 5 fakultas, ditambah fakuktas Vokasi agama Islam. Untuk fakultas Kesokteran, kami sudah menyiapkan persyaratannya, termasuk juga sudah menjalin kerjasama demgan rumah sakit yang ada si sekitar USG," katanya.
Saat ini, lanjut Muhith, ada sekitar 3.616 mahasiswa yang terdaftar di USG sejak dikeluarkannya SK bulan Juli dari Mendiktisaintek. Dari jumlah tersebut, sekitar seribu mahasiswa tinggal di asrama yang ada di USG.
"Mahasiswa yang terdaftar yang ada di USG sejak SK resmi Mendiktisaintek ada sekitar 3616 mahasiswa. Dari jumlah itu, 1000 mahasiswa tinggal di asrama. 500 di asrama putra dan 500 di asrama putri," katanya.
Sementara itu Mendiktisaintek Brian Yulianto menegaskan pemerintah mendorong kemajuan serta penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Jawa Timur agar tumbuh dan berkembang menghadapi faktor ekonomi dan geopolitik yang semakin berkembang.
"Banyak sekali tantangan Indonesia ke depan, mulai sisi ekonomi hingga geopolitik. Peran Perguruan Tinggi sangat penting karena pusat pertumbuhan Indonesia kedepan. Kampus memiliki program swjalan dengan target pertumbuhan ekonomi," terangnya.
Selain itu, Brian juga memberi motivasi agar ada riset oleh civitas akademika berdasarkan problem yang dihadapi oleh masyarakat maupun industri. Karena hal tersebut bisa berkesinambungan, bisa menciptakan hubungan saling menguntungkan dari dua belah pihak.