Ramai MBG Bikin Siswa Keracunan, Bareskrim Polri Turun Tangan

Siswa SMK di Tuban Diduga Keracunan MBG.
Sumber :
  • Imron Saputra

Jakarta, VIVA Jatim – Kabar siswa keracunan makanan dan minuman program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah mengemuka dalam dua pekan terakhir. Bareskrim Polri pun turun tangan untuk menyelidiki itu.

img_title Pernah Disorot Soal Rekening Gendut, Kombespol Dani Kini Menjabat Kapolresta Tuban

Intervensi Bareskrim diturunkan melalui Kepolisian Daerah (polda) masing-masing daerah kasus dugaan keracunan MBG terjadi. Polres-polres juga sudah bergerak melakulan penyelidikan.

"Untuk MBG yang keracunan itu ditangani Polda masing-masing. Polda, Polres masing-masing. Kita melakukan asistensi penanganan nya," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis kemarin.

img_title Polres Gresik-Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Jenderal yang kini dipromosikan sebagai Kapolda Lampung itu menjelaskan, salah satu fokus pendalaman adalah proses pengamanan makanan mulai dari hulu hingga hilir.

“Nanti dari hasil pengecekan dan asistensi tentu muaranya memberikan rekomendasi kepada pemerintah, terutama kepada penyelenggara MBG,” ujar Helfi yang juga menjabat Kepala Satgas Pangan Polri tersebut.

img_title Maling Kuras Isi Dapur SPPG di Mojokerto Ternyata Spesialis Bobol Sekolah dan Perkantoran

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta aparat penegak hukum (APH) turun langsung menginvestigasi kasus dugaan keracunan program MBG. Ia menilai langkah ini penting agar kasus bisa diusut tuntas.

“Kita juga meminta kepada APH untuk juga ikut melakukan investigasi lapangan untuk kemudian membedakan mana yang benar-benar keracunan, kelalaian, mana yang kemudian ada hal-hal yang mungkin ya, sengaja, begitu kan,” kata Dasco.

Terpisah, Badan Gizi Nasional (BGN) telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan keracunan dalam program MBG. Tim ini bertugas memberikan second opinion agar publik memperoleh penjelasan kredibel.

Kasus siswa keracunan MBG di antaranya terjadi di Lamongan. Belasan siswa SMAN 2 Lamongan dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan makanan MBG pada Rabu, 17 September 2025.

Di Tuban, 5 siswa SMKN Palang juga dilaporkan keracunan MBG. Mereka juga dirawat di rumah sakit pada Rabu, 24 September 2025. Setelah pulang dan menjalani rawat jalan, dua korban di antaranya kembali dibawa ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya tak kunjung pulih.

Sementara di Bojonegoro, sebanyak 7 siswa SD dikabarkan dirawat di rumah sakit, diduga juga akibat keracunan MBG. Mereka rata-rata mengalami tubuh lemas, mual, hingga muntah setelah menyantap makanan MBG yang dibagikan.

Halaman Selanjutnya
img_title