Bandara Trunojoyo Buka Penerbangan Reguler Lagi setelah Sempat Mati Suri

Bandara Trunojoyo Sumenep pada tahun 2019.
Sumber :
  • Nur Faishal/Viva Jatim

Sumenep, VIVA JatimBandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali membuka penerbangan reguler yang melayani rute ke beberapa kota besar Tanah Air hingga luar negeri. Penerbangan komersil dibuka setelah maskapai Wings Air kembali membuka rute penerbangan dari dan menuju Bandara Trunojoyo.

img_title Kasus KUR Jember Disidik Kejati Jatim, Ternyata atas Laporan BNI Sendiri

Penerbangan perdana dijadwalkan akan dilakukan pada 10 Oktober 2025. Rute yang akan dilayani Wings Air ialah penerbangan domestik menuju Jakarta, Balikpapan, Yogyakarta, Semarang, Bali, Lombok, hingga Makassar, dan Surabaya. Sementara penerbangan internasional ialah tujuan Kuala Lumpur dan Jeddah, Arab Saudi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, total ada 29 kota yang akan terhubung dengan Bandara Trunojoyo melalui Wings Air. Menurutnya, keterhubungan udara dari Sumenep akan memberikan kemudahan pergerakan masyarakat di Sumenep menuju kota-kota lain.

img_title Lagi, Tersangka Baru Korupsi KUR Mikro Bank di Jember Ditahan Kejati

Politikus PDIP itu juga menegaskan bahwa tingkat kebutuhan masyarakat Sumenep terhadap transportasi udara sangat besar, baik untuk kepentingan pekerjaan maupun perdagangan. Kota-kota tujuan berkaitan dengan itu seperti Jakarta dan Balikpapan di Pulau Kalimantan.

Pun demikian dengan rute internasional seperti Kuala Lumpu, Malaysia, dan Jeddah, Arab Saudi. Apalagi, dari tahun ke tahun antusiasme masyarakat Sumenep untuk beribadah umrah ke Makkah, Arab Saudi, kian tinggi. Maka penerbangan umrah dari Sumenep langsung ke Jeddah sangat dibutuhkan masyarakat.

img_title KUR Fiktif Rp12 Miliar Catut Ratusan Petani di Jember, 3 Tersangka Ditetapkan

"Karena itu, kami menyambut baik serta mendorong hadirnya layanan tersebut,” kata Fauzi kepada wartawan pada Minggu, 28 September 2025.

Dengan demikian, dia menyebut nantinya Bandara Trunojoyo akan menjadi bagian dari jaringan bandara regional yang strategis. Dengan rute baru tersebut, masyarakat Sumenep tidak lagi bergantung pada bandara di kota lain seperti Surabaya, termasuk mereka yang akan umrah.

Fauzi juga berharap dengan dibukanya penerbangan reguler lagi di Bandara Trunojoyo, juga berdampak pada meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Madura. "Sumenep memiliki potensi besar, baik dari segi wisata maupun perdagangan," ucapnya.

Bandara Trunojoyo sebetulnya membuka penerbangan komersil perdana pada 2017, setelah landasan pacu bandara tersebut diperpanjang sehingga laik untuk pesawat besar. Maskapai yang beroperasi saat itu ialah Wings Air tipe ATR 72 berkapasitas 72 penumpang. Rutenya Sumenep-Surabaya (PP).

Halaman Selanjutnya
img_title