Antre Muatan Pasir, Sopir Truk di Magetan Tewas Tertimbun Longsor Galian C
- Humas Polres Magetan
Magetan, VIVA Jatim – Kepolisian Resor Magetan bersama tim gabungan Basarnas, BPBD, Tim SAR, dan relawan berhasil menemukan jasad pekerja galian C yang tertimbun longsor di Parang, Kabupaten Magetan. Korban ditemukan meninggal dunia.
Bencana longsor itu terjadi di Desa Trosono, Parang, pada Sabtu lusa kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban yang bernama Suroso, warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Magetan, yang menjadi sopir truk mengantre untuk memuat pasir.
Tiba-tiba tebing galian setempat mengalami longsor. Para pekerja berlarian menyelamatkan diri. Tapi Suroso tidak berhasil. Tubuhnya tertimbun material longsor dan meninggal dunia di lokasi.
Laporan kejadian segera ditindaklanjuti dengan pengiriman tim gabungan untuk melakukan pencarian dan evakuasi, meski medan lokasi yang terjal membuat proses penyelamatan tidak mudah.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa yang memimpin langsung proses pencarian korban menyampaikan, Tim SAR Polres Magetan bersama BPBD dan relawan sejak Sabtu hingga malam hari dan dilanjutkan pada Minggu kemarin.
"Upaya ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi lapangan yang masih labil," ujar AKBP Erik dalam keterangannya diterima Senin, 29 September 2025.
Setelah melalui proses panjang, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada Minggu siang dan segera dibawa ke Puskesmas Parang untuk dilakukan visum lebih lanjut.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama solid antara Polres Magetan, Basarnas, BPBD, Tim SAR, serta relawan yang terus siaga sejak awal kejadian.
Kapolres Magetan juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
Pihaknya mengimbau seluruh pengelola tambang galian untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja, khususnya kondisi tebing yang berpotensi longsor, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.