Sambut Hari Jadi Jatim ke-80, Pemprov akan Gelar Job Fair Inklusif, Ada 5.589 Loker
- Nur Faishal/Viva Jatim
“Kami sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang ramah terhadap tenaga kerja disabilitas. Ini adalah wujud nyata kepedulian dunia usaha untuk memberi ruang kesetaraan. Semoga langkah mereka bisa menjadi teladan bagi perusahaan lain di Jawa Timur," katanya.
Selain itu, momentum Job Fair tahun ini, akan dirangkaikan dengan peluncuran platform JATIM BISSA (Basis Data Disabilitas Berdaya). Platform ini berfungsi sebagai pusat data tenaga kerja disabilitas, wadah informasi lowongan kerja, hingga sarana untuk mengakses pelatihan dan pemberdayaan.
“Dengan adanya JATIM BISSA, kami ingin memastikan penyandang disabilitas tidak hanya terdata, tetapi juga tersambung langsung dengan dunia kerja sesuai kompetensinya. Inilah bentuk nyata dari semangat Merdeka Berkarir,” katanya.
Perlu diketahui, Job Fair Inklusif 2025 menjadi bagian dari pencanangan Bulan Pasar Kerja di Jawa Timur setiap bulan September, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 560/3366/031/2014, yang ditetapkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi peluang kerja.
Pencanangan Bulan Pasar Kerja setiap September di Jatim lanjutnya, merupakan upaya berkelanjutan untuk menekan angka pengangguran terbuka. Dengan kebijakan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan kerja secara lebih cepat, transparan, dan aktual.
"Bulan Pasar Kerja setiap September adalah ikhtiar berkelanjutan untuk menekan pengangguran. Masyarakat bisa lebih cepat dan transparan mendapat informasi lowongan, maka manfaatkanlah kesempatan ini untuk meraih karir dan masa depan yang lebih baik," tuturnya.