Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Khofifah: Biaya Medis Korban Ditanggung Pemprov

Gubernur Khofifah melihat musala ambruk di Ponpes Al Khoziny Buduran.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA JatimGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa biaya pengobatan puluhan santri yang korban ambruknya bangunan musala 3 lantai di Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, ditanggung oleh Pemprov Jatim

img_title Predikat WTP tak Cukup Jadi Ukuran Keberhasilan APBD Jatim

Hal itu disampaikan Khofifah saat menengok kondisi musala yang runtuh di Ponpes Al Khoziny di Buduran pada Selasa, 30 September 2025, dini hari. Khofifah langsung ke lokasi setelah mendarat di Bandara Juanda dari perjalanan misi dagang di Palembang.

"Bagi para korban yang saat ini dirawat di RSUD, semua biayanya akan ditanggung pemerintah kabupaten atau pemerintah kota setempat. Sementara yang dirawat di rumah sakit swasta biayanya akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jatim," katanya.

img_title Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Perkuat Industri di Timur Indonesia

Ia juga menyampaikan ungkapan duka cita atas terjadinya musibah tersebut. Ketum Dewan Pembina PP Muslimat NU itu juga meminta masyarakat untuk berdoa bersama atas perisriwa memilukan tersebut.

Sebelumnya, Senin, 29 Agustus 2025, malam, Wagub Jatim Emil Dardak telah menengok lokasi dan menjenguk korban yang dirawat di RSI Siti Hajar. Beberapa korban lain juga dirawat di RSUD Sidoarjo, dan RS Delta Surya.

img_title Khofifah Lantik Aftabuddin Sebagai Kepala Dinas ESDM Jatim Definitif

Menurutnya, sudah banyak korban yang berhasil dievakuasi. Tim gabungan berusaha dengan berbagai cara untuk mencari korban di lokasi kejadian.

"Kami memastikan betul supaya tidak ada yang terlewat, dicek, dicari, dicek dan dicari terus, jadi oksigen dan air kami suplai terus pakai selang, supaya yang di dalam bisa bertahan selama proses evakuasi," terang Emil.

Terpisah, Direktur Utama RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Dokter Atok Irawan, memaparkan, korban luka yang dirawat di rumah sakitnya sebanyak 38 oran. Sementara korban yang dirawat di RS Delta Surya sebanyak 4 orang.

"Salah satu korban di rumah sakit kami, yaitu Nur Ahmad, harus menjalani amputasi karena lengan kirinya hancur tertimpa reruntuhan bangunan," jelasnya.

RSI Siti Hajar Sidoarjo.

Photo :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Humas RSI Siti Hajar, Muhammad Yusuf Fandora menyampaikan, total sekitar 50 korban yang telah ditangani oleh pihak rumah sakit dan sebagian besar telah pulang.

"Total kita tangani sekitar 50 pasien. Sekitar 39 kita pulangkan, hal ini karena mereka mengalami cedera ringan. Sementara masih menjalani rawat inap ada 11 pasien yang sebelumnya 12 orang, 1 pasien kita rujuk ke Rumah Sakit Assakinah Mojokerto karena butuh penanganan dokter syaraf," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title