Korban Meninggal Tragedi Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Jadi 3 Orang

Ambulans membawa jenazah korban di RSUD dr RT Notopuro Sidoarjo.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA Jatim – Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi ambruknya bangunan musala Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, bertambah menjadi 3 orang. Ketiganya mengembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat di rumah sakit.

img_title CR-V Kecelakaan di Tol Malang - Pandaan, 5 Orang Meninggal Dunia

Dua korban meninggal dunia di RSUD dr R.T. Notopuro Sidoarjo. Keduanya ialah Mochammad Mashudul Haq (14 tahun), warga Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya, dan Muhammad Soleh (22) asal Tanjung Pandan, Bangka Belitung. Sementara satu korban meninggal ketiga dirawat di RSI Siti Hajar.

Berdasarkan pantauan VIVA Jatim di RSUD R.T Notopuro, total ada 40 korban yang dirawat di rumah sakit tersebut. Rinciannya, 30 orang dipulangkan, 4 sedang menjalani perawatan, 2 kritis, dan 2 meninggal dunia. Sementara jenazah Muhammad Soleh langsung diterbangkan ke Bangka Belitung.

img_title Diserahkan ke Lanudal Juanda, Taman Pintar Juanda JAPFA Diharapkan Jadi Ruang Edukasi

Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan menyampaikan, Muhammad Soleh adalah salah satu korban paling parah dalam peristiwa ambruknya bangunan musala Ponpes Al Khoziny.

"Pasien Soleb sempat mengalami himpitan di bagian bawah tubuh hingga harus dirawat intensif sebelum akhirnya meninggal dunia saat dirujuk ke RSUD Sidoarjo," terangnya.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Ia juga mengatakan, Soleh harus menjalani amputasi di lokasi kejadian karena kondisi luka yang sangat berat dan mempertaruhkan nyawa.

"Tim ortopedi dan anestesi melakukan amputasi lengan kiri karena korban terjepit reruntuhan bangunan," kata dia.

Jenazah Soleh diserahkan pihak rumah sakit ke perwakilan keluarga. Kakak korban, Akhmad, mengaku baru Selasa pagi tiba di RSUD Sidoarjo.

"Saya baru datang pagi ini, baru dapat info 30 menit yang lalu saudara saya meninggal," ucapnya kepada VIVA Jatim.

Ia mengungkapkan, Soleh adalah santri Al Khoziny Buduran dan kuliah di kampus yang dikelola pesantren tersebut. Saat ini Soleh memasuki semester lima. "Kami segera menerbangkan [jenazah Soleh] ke Bangka," pungkasnya.

Duka menyelimuti keluarga besar Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo. Pada Senin, 29 September 2025, bangunan tiga lantai yang tengah dibangun ambruk dan menimpa lebih dari seratus santri. Saat itu, para santri tengah melaksanakan salat Asar berjemaah di lantai 1.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Keterangannya menjelaskan, hingga Selasa, 30 September 2025, pagi, korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 102 orang.

Halaman Selanjutnya
img_title