Guru Besar FEB Unair: Bangun Infrastruktur, Surabaya Perlu Pembiayaan Alternatif

Guru Besar FEB Unair Prof Fitri Ismiyanti.
Sumber :
  • Istimewa

Menurut Fitri, arah pembangunan Surabaya saat ini sudah tepat karena menekankan pada konektivitas, efisiensi mobilitas, serta mitigasi risiko bencana. Ia mencontohkan, kebutuhan jalan baru dan pengendalian banjir menjadi prioritas utama yang harus segera diwujudkan.

img_title Riset Doktoral Unair Lahirkan Model Baru Pulihkan Kepercayaan Publik, Dinilai Cocok untuk Indonesia

Sejumlah proyek besar pun kini masuk dalam daftar pembangunan, mulai dari Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), pelebaran jalan di beberapa titik, pembangunan Flyover Dolog, hingga saluran diversi Gunungsari.

Selain itu, terdapat pula pemasangan lampu jalan, normalisasi saluran, serta pembangunan jalan baru untuk mempercepat sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru.

img_title Update Investagasi UNAIR Terkait Sejoli Mesum: Panggil Ortu hingga Periksa Penyebar Video

Meski demikian, Fitri mengingatkan bahwa manfaat ekonomi tidak bisa dirasakan secara langsung setelah pembangunan selesai. Hal ini wajar, sebab infrastruktur publik pada dasarnya dirancang untuk pelayanan masyarakat dengan periode balik modal (break even point) dari sisi manfaat ekonomi sekitar 7 tahun.

“Karena itu, strategi pembiayaan harus cermat agar kesinambungan pembangunan tetap terjaga,” ungkapnya.

img_title Heboh Sejoli Mahasiswa Diduga Mesum di Kelas, Unair Buka Suara