Pemkab Sidoarjo Buka Dapur Umum Selama Proses Evakuasi Korban Ambruknya Mushola Al Khoziny

Dapur umum di lokasi ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny.
Sumber :
  • Ahaddiini HM

Sidoarjo, VIVA Jatim-Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka dapur umum selama proses evakuasi korban ambruknya bangunan mushola Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Dapur umum tersebut akan menyediakan 1.500 porsi makan.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan Pemkab akan mengerahkan seluruh sumber dayanya selama proses evakuasi. Termasuk ketersediaan logistik.

"Selain itu dukungan medis sudah dilakukan. Begitu juga logistik makanan juga sudah disalurkannya. Dapur umum yang telah dibuka akan menyediakan 1.500 porsi makanan," ujarnya, Selasa 30 September 2025.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Ia melanjutkan tim gabungan akan terus bahu membahu dalam proses evakuasi korban. Pemkab akan terus berkoordinasi dengan provinsi untuk mengatasi musibah ini. Subandi berharap evakuasi dapat dilakukan secepatnya agar para korban segera mendapatkan penanganan rumah sakit.

"Terkait biaya pengobatan, keluarga korban tidak perlu kuatir, nanti dicover bersama, jika dirawat di rumah sakit swasta akan dicover provinsi, jika dirawat di rumah sakit kabupaten akan dicover Pemkab Sidoarjo," katanya.

img_title 80 Kades Terpilih di Sidoarjo Resmi Dilantik, 63 Wajah Baru

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Sidoarjo dan seluruh relawan tidak berhenti bekerja melakukan evakuasi sejak, Senin, 29 September 2025 kemarin. Berbagai peralatan digunakan untuk mengeluarkan korban yang masih terjebak didalam reruntuhan.