Mensos Jenguk Haikal, Korban Selamat Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Mensos Gus Ipul Menjengung Haikal di Rumah Sakit.
Sumber :
  • Ahaddiini HM

Sidoarjo, VIVA Jatim-Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjenguk Syehlendra Haical Raka Aditya (13), korban selamat ambruknya mushola Ponpes Al Khoziny, Buduran, di RSUD R.T Notopuro, Rabu, 1 Oktober 2025. Haical berhasil dievakuasi dengan diangkat dari balik puing-puing bangunan dalam kondisi lemas.

img_title Lokasi Muktamar NU Ke-35 akan Dibahas di Munas Alim Ulama-Konbes di Kediri

Sesaat setelah berhasil dikeluarkan, Haical langsung mendapat bantuan oksigen sebelum dilarikan ke RSUD R.T Notopuro.

"Alhamdulillah para santri dilayani dengan baik, sehingga perkembangan kesehatannya semakin membaik. Sebagian akan sudah bisa pulang. Rumah sakit ini menerima sekitar 41 santri (korban) 30 langsung pulang dan sembilan masih dirawat di sini dan dua meninggal dunia," ujarnya.

img_title Bursa Calon Lokasi Muktamar NU Ke-35

Ia mengungkapkan dengan perawatan dan pelayanan yang baik, korban yang dirawat akan berangsur membaik dan segera pulih.

"Tinggal pemulihan semoga satu atau dua hari ke depan beberapa di antaranya bisa pulang bahkan malam ini ada yang boleh pulang ke rumah," kata mantan Walikota Kabupaten Pasuruan tersebut.

img_title Puluhan Korban Pelecehan Seksual di Pati Butuh Pemulihan, Bagaimana Sikap Pemerintah?

Sebelumnya di lokasi evakuasi Ponpes Al Khoziny, Gus Ipul mengungkapkan masih banyak korban yang bisa diselamatkan oleh petugas, sehingga proses evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

"Hari ini yang utama adalah evakuasi, itu kita serahkan kepada Basarnas," ucapnya kepada wartawan.

Gus Ipul juga memastikan akan terus menyalurkan bantuan logistik bagi keluarga korban.

"Kemensos bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten akan terus memberi dukungan tempat berlindung (shelter) dan logistik, untuk keluarga korban, para santri hingga warga sekitar ponpes," ucapnya.

Ia menyebut bantuan logistik yang disalurkan Kemensos berupa kasur, makanan dan minuman, pakaian, obat-obatan dan juga dapur umum serta pasokan air bersih.

Lebih lanjut Gus Ipul memastikan pemerintah akan terus memberi dukungan agar kebutuhan dasar para keluarga korban tercukupi selama menanti proses evakuasi.

Selain itu, pihaknya telah menugaskan psikolog demi memberikan layanan psikososial dan mendampingi keluarga korban yang dilanda kecemasan. Ia juga menyatakan bahwa nantinya keluarga korban meninggal akan mendapat santunan dari Kemensos.

"Santunan akan disalurkan setelah semua proses evakuasi selesai, tentunya melalui asesmen yang diperlukan. Hari ini yang menjadi prioritas adalah proses penyelamatan korban," tandas Gus Ipul.