GM FKPPI Jatim: Reformasi Polri Momentum Hidupkan Kembali Sejarah Keteladanan

GM FKPPI Jatim bertemu Kapolda Jatim.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim –Pimpinan Daerah Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Jawa Timur menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang membentuk tim reformasi Polri.

img_title Ratusan Emak-emak Sidoarjo Turun ke Pendopo Minta MBG Jangan Dihentikan

Ketua  GM FKPPI Jatim Agoes Soerjanto menegaskan, reformasi Polri merupakan bagian dari perjalanan panjang bangsa dalam menegakkan negara hukum. Ia menekankan pentingnya meneladani sosok Jenderal Hoegeng Iman Santoso, simbol integritas dan kesederhanaan.

Menurut Agoes, reformasi Polri yang digagas Presiden Prabowo didasari semangat keteladanan Hoegeng tersebut. "Dengan begitu, Polri kembali mendapat tempat mulia di hati rakyat sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ungkapnya, Kamis, 2 Oktober 2025.

img_title Kejagung bakal Korek Daftar Nama Terkait Korupsi MBG dari Bibir Sony Sonjaya

Sementara itu, Sekretaris GM FKPPI Jatim Didik Prasetiyono menambahkan, pengalaman negara lain membuktikan pentingnya pembaruan yang menyentuh aspek moral dan karakter. Jepang, misalnya, sukses membangun kepolisian yang dipercaya publik berkat disiplin, integritas, dan pelayanan.

Ia juga mencontohkan reformasi kepolisian di Georgia pada awal 2000-an. Negara itu berhasil keluar dari kultur korupsi melalui pembaruan radikal yang berlandaskan komitmen moral. "Indonesia dapat belajar bahwa reformasi sejati lahir dari konsistensi moral, bukan sekadar penataan administratif," katanya.

img_title Sapi Kriwul Limousin Bobot 1 Ton Dipilih Presiden Prabowo untuk Kurban Idul Adha di Sidoarjo

Pandangan seperti itu, lanjut pria yang tengah menyelesaikan program doktor PSDM Unair itu, menjadi kunci agar Polri benar-benar bertransformasi.

GM FKPPI Jatim menilai terdapat tiga fokus utama reformasi yang harus dijalankan. Pertama, perbaikan perilaku aparat agar lebih humanis, profesional, dan jauh dari tindakan represif. Kedua, pembaruan institusional untuk menghindari jebakan politisasi, patronase bisnis, dan mafia hukum.

Ketiga, peningkatan pelayanan publik dengan menutup rapat celah praktik korupsi. “Ketiga dimensi ini harus berjalan seiring agar Polri mampu menjawab tantangan zaman. Konsistensi pada tiga pilar tersebut akan melahirkan kepolisian yang kuat dan berwibawa,” ungkap Didik.

Sebagai organisasi yang lahir dari rahim TNI-Polri, GM FKPPI Jatim mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi. Polri diharapkan benar-benar memanfaatkan kesempatan besar ini untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

“Kami hadir sebagai organisasi yang kritis sekaligus konstruktif. Reformasi Polri adalah tugas bersama seluruh komponen bangsa, termasuk kami sebagai generasi penerus,” tandas Didik.

Halaman Selanjutnya
img_title