2 Korban Meninggal Ditemukan Terjepit di Tempat Wudu Musala Ponpes Al Khoziny

Tim SAR mengevakuasi santri di musala Ponpes Al Khoziny yang ambruk.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA JatimTim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi 2 korban meninggal dunia tragedi Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, pada operasi SAR hari kelima, Jumat, 3 Oktober 2025. Jasad kedua korban ditemukan di tempat wudu musala.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Tim SAR berhasil mencapai posisi jasad kedua korban setelah alat berat digunakan mengangkat material reruntuhan sejak Kamis, 2 Oktober 2025. Alat berat digunakan setelah tim memastikan tidak ada tanda-tanda kehidupan dari korban yang tertimbun.

Jasad dua korban itu dievakuasi tim SAR pada Jumat pagi. Jasad pertama dievakuasi sekitar pukul 07.30 WIB. "Kemudian satu lagi berhasil kita evakuasi juga pada pukul 07.36 WIB," kata Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yudhi Bramantyo.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Setelah dievakuasi, jasad kedua korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk diidentifikasi. Bramantyo mengatakan, identitas kedua korban masih menunggu hasil identifikasi dari tim DVI Polda Jatim.

Bramantyo menuturkan, kedua korban meninggal dievakuasi dari tempat wudu di dekat musala. Kondisinya seperti tertimpa pecahan material bangunan yang ambruk. "Kita angkat kedua-duanya dari tempat wudu," ujarnya.

img_title 80 Kades Terpilih di Sidoarjo Resmi Dilantik, 63 Wajah Baru

Tragedi Ponpes Al Khoziny terjadi pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 15.35 WIB. Saat itu, ratusan santri tengah melaksanakan salat Asar berjemaah di musala yang berada di lantai dasar bangunan berlantai 4 di kompleks asrama putra. .

Begitu sampai rakaat kedua, seluruh bagian atas bangunan dan langsung menimpa lantai dasar. Otomatis santri yang salat jemaah langsung tertimbun. Sebagian banyak santri berhasil keluar dari reruntuhan dan menyelamatkan diri. Tapi sebagian lainnya tertimbun reruntuhan.

Sejak hari pertama operasi SAR hingga Jumat, 3 Oktober 2025, total 110 korban berhasil dievakuasi, baik yang mengevakuasi secara mandiri maupun yang dibantu tim SAR gabungan. Dari jumlah itu, sebanyak 103 korban selamat dan 7 meninggal dunia.

Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan karena diduga masih ada puluhan santri yang tertimbun reruntuhan bangunan.