Update Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 10 Santri Meninggal Dunia

Jenazah korban tragedi Ponpes Al Khoziny Buduran di RS Bhayangkara.
Sumber :
  • Mokhamad Dofir/Viva Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 5 jasad santri korban ambruknya bangunan musala di Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, pada Jumat, 3 Oktober 2025. Dengan demikian, total korban meninggal hingga operasi SAR hari kelima sebanyak 10 orang.

img_title Diserahkan ke Lanudal Juanda, Taman Pintar Juanda JAPFA Diharapkan Jadi Ruang Edukasi

5 jenazah yang dievakuasi tim SAR gabungan dari reruntuhan sepanjang Jumat pagi hingga sore setelah sebelumnya alat berat digunakan untuk mengangkat material bangunan. Penggunaan alat berat itu dilakukan sejak Kamis kemarin atas persetujuan keluarga korban.

Jenazah kelima tiba di Gedung Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Surabaya sekitar pukul 14.30 WIB. "Mudah-mudahan nanti ketemu semuanya," ujar Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nanang Avianto kepada wartawan.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Kepala Kantor SAR Surabaya Nandang Sigit mengatakan, diperkirakan masih ada 55 korban yang masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.

"Evakuasi terus dilanjutkan, diperkirakan masih ada sekitar 55 santri yang belum ditemukan," terangnya

img_title Hilang 2 Hari, Nenek di Sumenep Madura Ternyata Tewas di Dalam Sumur

Dengan demikian, hingga Jumat sore, total 113 korban sudah dievakuasi sejak hari pertama operasi SAR, Senin, 29 September 2025. Rinciannya, 103 orang selamat dan 10 meninggal dunia.

Saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung dengan pengangkatan puing-puing menggunakan alat berat. Evakuasi difokuskan di sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama.

Suana duka cita terlihat pada keluarga korban yang berharap ditemukannya para santri di lokasi. Terlihat pula sejumlah ambulans bersiaga untuk mempercepat penanganan jika korban tambahan kembali ditemukan.