Fraksi PDIP Jatim Ajak Masyarakat Doakan Korban Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny

Wara Sunfari Renny Pratama
Sumber :
  • VIVA Jatim/A Toriq A

Surabaya, VIVA Jatim-Musibah robohnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo juga mendapat perhatian dari Keluarga Besar PDI Perjuangan Jawa Timur. Dukungan, doa, serta komitmen untuk membantu para korban disampaikan sembari memastikan proses evakuasi terus berjalan.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi para korban tragedi tersebut. Hingga kini, sejumlah santri dan warga masih dilaporkan tertimbun reruntuhan pasca peristiwa nahas yang terjadi pada Senin, 30 September 2025.

“Atas nama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, saya menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Semoga mereka diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Renny dalam keterangan resminya.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama agar tidak kembali terulang. Menurutnya, aspek keselamatan bangunan, khususnya yang digunakan untuk pendidikan dan kegiatan keagamaan, wajib mendapat perhatian serius dari semua pihak.

Renny juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan, TNI-Polri, dan relawan yang hingga kini masih berjibaku melakukan evakuasi.

img_title 80 Kades Terpilih di Sidoarjo Resmi Dilantik, 63 Wajah Baru

“Kami berharap seluruh tim tetap waspada dan terus semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” tambahnya.

Fraksi PDIP DPRD Jatim, lanjutnya, menyatakan siap membantu proses evakuasi maupun memberikan dukungan, baik moril maupun materiil bagi para korban dan keluarga yang terdampak.

“Solidaritas dan gotong royong adalah kekuatan kita. Saatnya seluruh masyarakat Jawa Timur bersatu, berdoa, dan saling menguatkan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, bangunan mushola Ponpes Al Khoziny ambruk pada 28 September 2025 sekitar pukul 15.15 WIB. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam dengan korban mencapai puluhan santri. Saat ini proses identifikasi sedang dilakukan tim DVI terhadap jenazah dengan metode medis visual, pemeriksaan properti korban, sidik jari, hingga analisis gigi.

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr Adam Bimantoro memastikan seluruh rangkaian identifikasi berjalan sesuai prosedur medis dan forensik.