Temui Keluarga Korban Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny, Wagub Jatim Memastikan Evakuasi Dilakukan Sampai Tuntas

Emil Dardak temui wali santri Ponpes Al Khoziny.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA Jatim-Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak bersama istri Arumi Bachsin memberikan dukungan moril kepada keluarga korban ambruknya mushola Ponpes Al Khoziny. Emil ingin memastikan penanganan diselesaikan dengan tuntas.

img_title Emil Dardak Yakinkan Masyarakat Soal Kerahasiaan Data saat Sensus Ekonomi

Puluhan wali santri yang masih bertahan di posko tampak menyambut kedatangan Emil dengan haru. Sebagian dari mereka sebelumnya telah dipindahkan ke posko pendampingan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim guna mendapatkan pelayanan kesehatan dan dukungan psikologis.

Namun, sebagian lainnya memilih tetap bertahan di Posko Al Khoziny karena masih menanti kabar tentang anak mereka yang hingga kini masih dalam proses pencarian di bawah reruntuhan.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Emil mengatakan, saat ini pihaknya fokus memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada keluarga korban mengenai bagaimana proses ini berjalan, termasuk proses identifikasi post mortem yang tidak mudah.

Ia menjelaskan, pihaknya memahami kondisi psikologis para wali santri yang penuh kecemasan dan kelelahan akibat lamanya proses evakuasi.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Dia juga menyampaikan pentingnya transparansi informasi agar keluarga korban tidak mudah terpengaruh oleh kabar simpang siur yang beredar di media sosial maupun pemberitaan tidak resmi.

"Banyak sekali informasi beredar di berbagai media. Hal ini tidak bisa dipungkiri dapat mempengaruhi kondisi psikologis para wali santri. Karena itu, saya merasa memiliki tanggung jawab publik untuk datang langsung, melihat sendiri, dan menyampaikan analisa sejujur dan sebaik mungkin terkait perkembangan terkini proses pencarian dan identifikasi," ungkapnya.

Selain meninjau posko, Emil juga berkoordinasi dengan tim SAR gabungan, TNI, Polri, BPBD, dan Dinas Sosial untuk memastikan proses evakuasi korban yang masih tertimbun bisa terus dipercepat dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan.

"Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk mendampingi para keluarga korban, termasuk dukungan psikologis dan bantuan sosial," pungkas Emil.

Hingga kini tim SAR gabungan masih terus berupaya mengevakuasi korban ambruknya mushola bangunan berlantai tiga Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo dengan mengerahkan alat berat.