BNPB: Evakuasi Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ditarget Selesai Hari Ini
- Ahaddiini HM/VIVA Jatim
Sidoarjo, VIVA Jatim – Hari kedelapan pencarian dan evakuasi korban musala ambruk Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, terus berlanjut. Masih ada banyak korban tertimbun dan ditargetkan jasad korban terevakuasi semua hari ini, Senin 6 Oktober 2025.
Deputi 3 Tanggap Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayor Jenderal TNI Budi Irawan mengatakan, diperkirakan masih ada belasan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.
"Kami targetkan hari ini diselesaikan evakuasi pencairan korban. Diperkirakan 13 orang lagi kita cari di lantai dasar lokasi runtuhnya musala di Pondok Pesantren Sidoarjo ini. Evakuasi sampai jam 00.00 WIB, besok evaluasi, mudah-mudahan ditemukan jenazah yang tersisa," ucapnya di Posko BNPB.
Dia menyampaikan, saat ini proses pengangkatan puing bangunan mencapai 80 persen meski terkendala gedung lama di sisi selatan reruntuhan sudah dilakukan penyanggahan.
Budi menyebut, jumlah korban tragedi Ponpes Al Khoziny merupakan salah satu bencana dengan jumlah korban terbanyak di tahun 2025.
"Korban Ponpes Al Khoziny di sepanjang tahun 2025 ini adalah korban yang cukup besar menurut BNPB dengan total 50 orang meninggal dunia. Dari bencana-bencana alam yang terjadi baik gempa bumi di Poso 2 orang tewas dan 44 luka, gempa bumi yang di tempat lain termasuk banjir bandang di Bali menewaskan 18 orang, kemudian Nagekeo (NTT). Semuanya korbannya sedikit," terangnya.
Area tragedi Ponpes Al Khoziny di hari ke-8 operasi SAR.
- Ahaddiini HM/VIVA Jatim
Hingga saat ini, pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Proses evakuasi masih terus berlangsung pembersihan puing yang difokuskan di sisi Utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama.
Tercatat pencarian hari kedelapan saat ini total korban 158. Korban selamat 104 orang, meninggal dunia 54 termasuk 5 body part. 1 korban pertama hari kedelapan berhasil dievakuasi dari sektor A4 pada dini hari pukul 03.35 WIB.