Ratusan Kilometer Jalan Rusak Parah di Tulungagung, PUPR Setempat Mengakui
- Madchan Jazuli/Viva Jatim
Tulungagung, VIVA Jatim – Kondisi jalan rusak di Kabupaten Tulungagung masih menjadi sorotan banyak pihak. Aktivis Pejuang Gayatri pun melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD kabupaten setempat untuk menyampaikan aspirasi soal itu. Mereka menyoal jalan rusak di sejumlah kecamatan yang belum tertangani.
Menanggapi itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Agus Sulistiono, mengakui adanya jalan rusak yang masih banyak dan belum tertangani. Ia beralasan karena tahun ini anggaran Pemkab Tulunngagung terbatas sehingga perbaikan infrastruktur jalan belum optimal.
Dia menjelaskan, bila digabung, total panjang jalan yang mengalami rusak berat di Tulungagung sepanjang 300 kilometer dari total ruas 1.700-an kilometer. Dari jumlah itu, hanya sebagian kecil yang sudah diperbaiki.
"Jumlah 9 ditambah 17 kilometer sehingga tahun ini masih 26 kilometer yang diperbaiki," ujar Agus Sulistionodi hadapan pendemo, Senin, 6 Oktober 2025.
"Kita masih banyak PR. Jadi Kita sudah berusaha mengoptimalkan anggaran yang ads ini untuk kegiatan pembangunan di Tulungagung jadi banyak. Ruas (jalan) saja kita 1.775 kilometer panjangnya dan 1024 ruas jalan," imbuhnya.
Agus juga menggarisbawahi, ratusan kilometer tersebut tidak mungkin terselesaikan dalam satu tahun. Sehingga harus diselesaikan satu demi satu dari tahun ke tahun.
"Jadi kalau disuruh semuanya untuk menyelesaikan, itu mustahil. Jadi kita memang [seperti] apa yang disampaikan Pak Bupati, dilakukan bertahap," tambahnya.
Terlebih, lanjut Agus, tahun ini pemerintah pusat memberlakukan kebijakan efisiensi anggaran. Pun juga di tahun depan akan ada pemangkasan dana transfer dari pusat yang sangat signifikan, mencapai miliaran rupiah.
"Jadi, nanti penganggaran yang akan dilakukan 2025 ini akan kita selesaikan. Lalu, kita bikin penganggaran 2026 sesuai nanti prioritas jalan-jalan yang rusak parah akan kita tangani," terangnya.