Uji Tes DNA Sebagian Jenazah Korban Ponpes Al-Khoziny Tuntas
- Mokhamad Dofir
Surabaya, Viva Jatim – Proses identifikasi jenazah korban ambruknya mushola Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo sebagian dilakukan melalui metode tes DNA. Dan hari ini beberapa telah dinyatakan tuntas sehingga siap direkonsiliasi.
“InshaAllah hari ini, DNA sudah ada yang jadi. Nanti kami rekonsiliasi jam 15.00 WIB. Mudah-mudahan cepat, dan setelah maghrib bisa kami sampaikan hasilnya ke rekan-rekan,” kata Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes M Khusnan, Selasa, 7 Oktober 2025.
Khusnan mengatakan, proses identifikasi menggunakan metode tes DNA dilakukan terhadap jenazah yang kesulitan diambil data primer maupun sekunder seperti sidik jari, panoramik gigi, hingga mencocokan properti korban.
"Begitu lab DNA sudah keluar semua, berarti sudah fix, tidak ada keraguan lagi," ujarnya.
Dia menyampaikan, masa pengujian sampel DNA masing-masing jenazah tidaklah sama. Paling cepat tiga hari, dan terlama sampai dua minggu.
"Ada yang cepat, ada yang tidak, tergantung tingkat kesulitan. Kayak kemarin di [peristiwa tenggelamnya] Kapal Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, itu ada yang sampai dua minggu karena tingkat kesulitannya. Tapi ini Alhamdulillah tiga hari langsung jadi," ujarnya.
Seperti diketahui, hingga siang ini total ada 67 kantong jenazah yang telah diterima di RS Bhayangkara Surabaya. Dari jumlah itu, 8 kantong berisi potongan tubuh. Sementara sisanya merupakan jenazah utuh yang tengah dalam proses identifikasi.