Pemprov Luncurkan Trans Jatim Koridor VII, Dukung Konektivitas Antarwilayah di Lamongan
- Pemprov Jatim
Tarifnya ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk masyarakat umum dan Rp2.500 bagi pelajar serta santri. Penumpang cukup menunjukkan kartu identitas atau seragam sekolah/pesantren untuk mendapatkan tarif khusus.
“Tak hanya murah, sistem pembayarannya pun mengikuti perkembangan zaman. Masyarakat bisa membayar dengan non-tunai melalui QRIS atau e-money, mendukung gerakan digitalisasi layanan publik di Jawa Timur. Layanan Trans Jatim Koridor VII ini akan digratiskan hingga 12 Oktober 2025,” katanya.
Melalui inovasi dan peningkatan pelayanan angkutan umum, membuat masyarakat sadar untuk beralih menggunakan fasilitas transportasi publik yang telah disediakan. Sehingga memberikan dampak nyata mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Khofifah juga mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan angkutan feeder atau penghubung dari desa, perumahan, maupun lokasi-lokasi fasilitas umum yang belum terjangkau layanan Trans Jatim.
"Trans Jatim terus melakukan inovasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," katanya.
Dari sisi layanan, kata Khofifah, Bus Trans Jatim terus berkembang dan berinovasi, salah satunya dengan menghadirkan TRADISI (Trans Jatim Ekspedisi). Layanan ini tidak hanya memudahkan mobilitas manusia, tetapi juga membantu mobilitas barang.
Dengan spesifikasi pengiriman barang-barang kecil atau ringan. Tarif yang ditawarkan pun cukup terjangkau, yakni layanan Ludruk Rp 2.500, layanan Pingitan Rp 3.500 dan layanan Karapan Rp 5.000.
Disampaikan Khofifah, layanan ini menggunakan skema pengiriman point-to-point yang cepat dan hemat serta mencakup seluruh rute TransJatim di semua koridor. Untuk memudahkan pelacakan, pengiriman dapat dipantau melalui fitur terbaru di aplikasi Transjatim Ajaib 2.0 yang sudah tersedia bagi masyarakat.
"Saya berharap, layanan angkutan umum seperti ini dapat dicontoh atau diterapkan oleh kabupaten/kota lain dengan melibatkan angkutan eksisting untuk turut melakukan inovasi," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Effendi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah karena merespon harapan masyarakat melalui transportasi darat yang terjangkau, berkualitas dan berkeadilan.
"Terima kasih atas perhatian bagi kemajuan Kabupaten Lamongan. Semoga sinergi terus berlanjut serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat," ucapnya.
Menurutnya, Bus Trans Jatim koridor VII menjangkau kawasan industri, kesehatan, pendidikan dan wisata. Khusus Koridor VII melewati sektor pendidikan dan wisata sehingga memberi dampak ekonomi yang luas khususnya sektor wisata dan pelaku UMKM.