Kapolda Jatim Pimpin Penanaman Jagung Kuartal IV di Lahan 16.916,65 Hektare

Kapolda Jatim tanam jagung serentak di Mojokerto.
Sumber :
  • M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim

Mojokerto, VIVA JatimPolda Jatim menggelar penanaman jagung serentak di Kabupaten Mojokerto, Selasa, 8 Oktober 2025. Penanaman jagung kuartal IV ini dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto 

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Penanaman jagung ini digelar terpusat oleh Mabes Polri secara serentak di seluruh polda se-Indonesia. Dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kegiatan itu dipusatkan di Provinsi Banten dan diikuti polda-polda lain melalui Zoom Meeting.

Polda Jatim sendiri menggelar penanaman jagung secara serentak yang dipusatkan di lahan produktif milik SPN Polda Jatim di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. 

img_title Bom Udara Aktif Ukuran 1,5 Meter Ditemukan di Sungai Jalan Manggar Blitar

Irjen Nanang Avianto didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jatim dalam kesampatan tersebut. Nampak hadir Danrem 082/CPYJ, Forkopimda Mojokerto Raya, Kepala Bulog Jatim, Kepala Dinas Pertanian Jatim, Ketua MUI Mojokerto dan 50 perwakilan gapoktan Mojokerto Raya.

Polda Jatim memananam jagung pada kuartal IV Oktober 2025 di lahan seluas 16.916,65 hektare. Targetnya mampu  menghasilkan 101.499,9 ton jagung saat masa panen nanti. 

img_title KI Jatim Menangkan Warga, Pemkot Diminta Buka Data SK Re-Planning

Terdiri dari lahan baku sawah (LBS) seluas 245,7 hektare, lahan produktif 32 hektare, kehutanan sosial 1,9 hektare dan lahan pesantren 18,8 hektare. Penanaman jagung serentak ini melibatkan 146 poktan, 236 polisi penggerak, serta 100 santri. Targetnya saat panen nanti menghasilkan 1.790,4 ton jagung.

Sedangkan di Kabupaten Mojokerto, luas lahan yang ditanami jagung 298,4 hektare. Penanaman bibit jagung kali ini menggunakan benih jagung ECO Bhayangkara dan pupuk Eco Hayati. 

"Pupuk ini penggunaannya diharapkan mampu meningkatkan struktur dan kesuburan tanah, serta menghemat biaya pemupukan petani hingga 70% dibandingkan metode konvensional," ungkap Nanang. 

Penanaman jagung secara serentak ini merupakan wujud kehadiran Polri tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung program nasional menuju Indonesia swasembada pangan

Selain penanaman jagung, Polda Jatim juga mengelar pasar murah di lokasi.  Polri menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga murah. Antara lain,  2 ton beras SPHP seharga Rp 11.500/Kg, 500 liter Minyakita Rp 15.000/liter, 200 Kg gula pasir Rp 15.500/Kg, 30 pak daging ayam Rp 33.500/pak. 

Ada pula 20 Kg bawang merah Rp 20.000/Kg, 20 Kg bawang putih Rp 20.000/Kg, 40 Kg telur ayam Rp 27.000/Kg, serta 10 Kg cabai rawit Rp 34.000/Kg

Halaman Selanjutnya
img_title