Sudah 40 Identitas Jenazah Korban Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny Terungkap
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim-Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengidentifikasi enam jenazah korban tragedi ambruknya bangunan Mushola Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo. Sehingga saat ini, sudah ada 40 identitas korban meninggal yang terungkap.
Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M Khusnan Marzuki mengatakan, enam kantong jenazah telah dinyatakan cocok dengan enam nomor antemortem melalui pemeriksaan medis, properti pribadi, serta uji DNA.
"Polda Jatim telah mengidentifikasi terhadap enam kantong jenazah. Dan enam kantong jenazah cocok dengan enam antemortem," ujar Khusnan, Rabu, 8 Oktober 2025.
Berikut daftar enam korban yang baru teridentifikasi:
1. Abdus Somad (17), warga Dusun Kamarong, Banjar, Kedungdung, Sampang.
2. Imam Junaidi (16), warga Kampung Nangger, Alas Kokon, Modung, Bangkalan.
3. Mohammad Fajri Ali (14 tahun), warga Kalimas Baru I Gang 1/25, Pabean Cantian, Kota Surabaya.
4. Muhammad Nasi Hudin (15 tahun), warga Dusun Riding Panjang, Belinyu, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.
5. Achmad Suwaifi (15 tahun), warga Kampung Galba, Panjalinan, Blega, Bangkalan.
6. Mochammad Haikal Ridwan (14 tahun), warga Dusun Barat Leke, Sendang Dajah, Labang, Bangkalan.
Dengan penambahan enam korban tersebut, total sudah 40 korban berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima oleh Rumah Sakit Bhayangkara.
“Saat ini operasi DVI masih berjalan. Tim kami terus melakukan pendalaman terhadap data antemortem (AM) dan postmortem (PM) untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi,” tutupnya.
Nama korban meninggal yang lebih dulu terungkap, antara lain.
1. Maulana Alfan Ibrahimavic (13) asal Pabean Cantian, Surabaya.
2. Muhammad Mashudulhaq (14) asal Dukuh Pakis, Surabaya
3. Muhammad Soleh (22) asal Jalan Madura, Tanjung Pandan, Bangka Belitung
4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17) asal Putat Jaya, Surabaya
5. Moch Agus Ubaidillah (14) asal Krembangan, Surabaya.
6. Firman Nur (16) warga Tembok Lor 38A, Surabaya.
7. Muhammad Azka Ibadur Rahman (13) warga Jalan Randu Indah Nomor 14, Kenjeran, Surabaya.
8. Daul Milal (15) warga Sitok Kapasan Gang 8 Nomor 18, Surabaya.
9. Nurudin (13) asal Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.
10. Ahmad Rijalul Haq (16) asal Jalan Dapuan Baru, Kelurahan Krembangan, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.
11. Moh. Royhan Mustofa (17) asal Jalan KH Syadhali, Makhdi, RT 1, RW 2, Kelurahan Banyuayuh, Kamal, Bangkalan.