Saat Komandan Puspenerbal Jenguk Santri Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny

Danpuspenerbal menjenguk korban tragedi Al Khoziny.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA Jatim – Komandan Pusat Penerbangan TNl Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda Tentara Nasional lndonesia Bayu Alisyahbana bersama PJU Puspenerbal dan Pengurus Gabungan Jalasenastri Puspenerbal menjenguk dua santri korban bangunan ambruk Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny yang masih dirawat di RSUD R.T Notopuro, Rabu 8 Oktober 2025.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Danpuspenerbal tiba di RSUD R.T Notopuro didampingi Ketua Gabungan Jalasenastri Puspenerbal Dicca Bayu, Wadan Puspenerbal, Laksma TNl Catur Nur Ardiantoro, Irpuspenerbal, Laksma TNl Johannes Tambunan dan rombongan ini disambut Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Atok Irawan beserta staf. 

Dari pantauan VIVA Jatim di lokasi, Danpuspenerbal bersama rombongan menjenguk santri Muhammad Wahyudi yang dirawat di Ruang Mawar Kuning dan berlanjut menjenguk Santri Syailendra Haical Raka yang dirawat di Ruang HCU Gedung Graha Delta Husada II, terlihat interaksi komunikasi bersama kedua santri  serta penyerahan tali asih kepada para orangtua mereka.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Bayu Alisyahbana menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang terjadi di Ponpes Al Khoziny.

"Turut mengungkapkan belasungkawa dan prihatin mendalam atas peristiwa ambruknya bangunan mushola Ponpes Al Khoziny pada 29 September 2025 lalu yang menelan korban 171 korban, dimana 104 orang luka-luka dan 67 orang meninggal dunia termasuk delapan diantaranya potongan tubuh," ungkapnya.

img_title 80 Kades Terpilih di Sidoarjo Resmi Dilantik, 63 Wajah Baru

Ia berharap, ini adalah peristiwa terakhir dan berdoa semoga para korban yang luka luka segera diberi kesembuhan, kesabaran dan kekuatan lahir batin untuk dapat melanjutkan lagi pendidikannya. 

"Untuk korban yang meninggal dunia, insyaallah mendapatkan tempat terbaik, yakni Surganya Allah SWT, dan orang tua beserta keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan keikhlasan, kesabaran dan kekuatan," pungkasnya. 

Seperti diketahui, Ponpes Al Khoziny Buduran tengah dirundung duka setelah bangunan 4 lantai di asrama putra ambruk pada Senin, 29 September 2025. Saat kejadian, lebih dari seratus santri tengah melaksanakan salat Asar berjemaah di lantai dasar yang digunakan sebagai musala.

Operasi SAR dilaksanakan tim SAR gabungan selama sembilan hari. Berdasarkan data terakhir dari Basarnas, total korban yang berhasil mengevakuasi mandiri atau dievakuasi sebanyak 171 orang. Rinciannya, 67 korban meninggal dunia (termasuk 8 body part) dan 104 orang selamat.