Tabah dan Ikhlasnya Wali Santri Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Ibu dan Paman Maulana, korban selamat tragedi Ponpes Al Khoziny.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA Jatim – Beberapa korban peristiwa ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, yang semula dirawat di rumah sakit kondisinya sudah mulai membaik. Salah satunya Muhammad Maulana Saffa, warga Damarsih, Buduran, Sidoarjo.

img_title Diserahkan ke Lanudal Juanda, Taman Pintar Juanda JAPFA Diharapkan Jadi Ruang Edukasi

Begitu berhasil dievakuasi di bawah reruntuhan material bangunan yang ambruk, Maulana dirawat di RS Delta Surya. Di sana, ia juga menjalani operasi karena beberapa bagian tubuhnya terluka parah karena tertimpa material bangunan yang runtuh.  

"Alhamdulillah, anak saya Muhammad Maulana Saffa sudah mulai membaik meski masih ada luka dan sakit kepala sebelah kanan bagian atas karena runtuhnya gedung pondok,” kata ibu Maulana, Nur Hayati, kepada VIVA Jatim, Rabu 8 Oktober 2025.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

"Sekarang sudah mau makan 3 kali sehari, sebelumnya masih susah, mungkin karena memang sakit yang dirasakan juga masih kaget. Hanya kalau ke kamar mandi perlu dipapah," imbuh Nur Hayati.

Paman korban, Ubaidillah, menyampaikan bahwa Maulana kini yatim setelah ayahnya meninggal dunia beberapa tahun lalu. sejak tiga tahun lalu, remaja 15 tahun itu nyantri di Ponpes Al Khoziny. Di sana, Maulana kini duduk di Kelas 3 MTs.  

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

"Maulana sudah ditinggal bapaknya meninggal, sudah tiga tahun dia mondok di Al Khoziny. Kami semua kaget, sempat shock karena Maulana baru ditemukan di hari kedua saat pencarian, Alhamdulillah dia selamat," jelasnya.

Meski keponakannya terluka dalam tragedi Ponpes Al Khoziny, Ubaidillah mengaku ikhlas atas peristiwa tersebut. “Keluarga ikhlas, kita tidak akan menuntut pondok. Terima kasih semuanya yang sudah membantu," pungkasnya.

Kapolresta Sidoarjo menjenguk korban tragedi Ponpes Al Khoziny.

Photo :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Banyak pihak menjenguk Maulana. Salah satunya Kepala Polresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing. Di sana, perwira dengan tiga melati di pundak itu menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan tim medis untuk memantau perkembangan kesehatan Maulana. 

"Tim Dokkes Polresta Sidoarjo telah kami kerahkan guna mengontrol perkembangan kesehatan Maulana dan santri lainnya yang masih dalam perawatan di rumah sakit maupun sudah berada di rumah," terangnya.

Selain Maulana, lanjut Christian, para santri yang masih dirawat di RSUD R.T Notopuro  kondisinya juga sudah membaik. Hingga Rabu sore kemarin, tersisa 2 korban dari jumlah 41 santri selamat yang dirawat di RSUD R.T Notopuro.  

Halaman Selanjutnya
img_title