Baznas Jatim Target Kumpulkan Zakat-Infaq Rp60 Miliar hingga Akhir 2025
- A Toriq A/Viva Jatim
Ia juga mencontohkan bentuk kerja sama yang bisa diperluas, seperti dukungan pembiayaan untuk pelaku usaha ultra mikro.
“Baznas bisa bersinergi dengan program-program pemerintah seperti bantuan modal ultra mikro. Pedagang gerobak, misalnya, tentu tidak bisa disulitkan dengan administrasi yang rumit untuk bisa berjualan. Di sinilah peran Baznas hadir membantu mereka,” ujarnya.
Emil menekankan pentingnya kolaborasi dalam menentukan sasaran penerima manfaat agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.
“Masih ada kantong-kantong kemiskinan ekstrem yang mungkin belum sepenuhnya terjangkau oleh program seperti PKH atau bantuan pangan non-tunai. Di sinilah Baznas bisa meningkatkan konsentrasi kegiatannya untuk membantu masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” jelasnya.