Residivis Spesialis Curanmor di Mojokerto Ditembak Polisi, Beraksi Empat TKP
- M. Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim-Muhammad Hoirul Anam (32), seorang residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mojokerto ditembak polisi karena berusaha kabur saat hendak ditangkap. Warga Cerme, Gresik itu mengaku sudah empat kali melalukan aksi curanmor.
Tak sendirian, Anam ditemani Miftachur Rama (19) saat beraksi. Pemuda asal Lamongan ini turut diamankan jajaran Satreskrim Polres Mojokerto Kota.
Kapolres Mojokerto AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan kehilangan sepeda motor Honda BeAt merah putih nopol S 2140 SV di Warung Kopi (warkop) Seekopi di Desa Gempolkrep, Gedeg, Mojokerto pada 1 Oktober 2025 sekitar pukul 00.00 WIB. Sepeda motor tersebut milik penjaga warkop.
Atas laporan itu, Unit Reskrim Polsek Gedeg dan Satreskrim Polres Mojokerto Kota lansung menindaklanjuti. Yakni mulai dari memeriksa para saksi hingga menganalisis rekaman CCTV.
Dari rekaman CCTV itu lah polisi berhasil mengidentifikasi pelaku, yakni Anam dan Rama. Polisi pun segara memburu kedua pelaku.
“Kebetulan CCTV di warkop itu cukup lengkap dan kualitas gambarnya bagus. Sehingga kita bisa mengidentifikasi pelaku yang berjumlah 2 orang,” katanya saat konferensi pers di Mako Polres Mojokerto Kota, Kamis, 9 Oktober 2025.
Tak sampai 24 jam, kedua pelaku ditangkap di sebuah kos daerah Balongpanggang, Gresik pada 2 Oktober 2025 sekitar pukul 11.30 WIB. Timah panas bersarang di 2 betis Anam karena kabur dan melawan saat hendak ditangkap.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti sepeda motor hasil curian. Yakni Honda Beat merah putih nopol S 2104 SV, Honda Genio nopol AG 4585 EDA, Yamah R15 nopol N 2569 HX dan Yamaha Aerox yang digunakn sebagai sarana aksi curanmor.
Didapati pula sejumlah pelat nomor sepeda motor hasil curian yang sudah diganti oleh pelaku. Dari situ, terungkap bahwa pelaku telah beberapa kali melalukan aksi curanmor.
“Tahun ini saja sampai bulan Oktober, mereka sudah (mencuri) 5 unit motor, belum tahun lalu. Saat ini masih kita kembangkan dengan beberapa Polres,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Siko Sesaria Putra Suma.
Sebelum beraksi di Warkop Seekopi, pelaku menggasak 2 sepeda motor Honda Beat di wilayah Perak, Jombang pada Februari dan Maret 2024. Kemudian Honda Vario di Desa Kedungsari, Kemlagi, Mojokerto pada Agustus 2025. Setelah itu, Honda Vario di Jalan Raya dekat tol Lamongan pada 1 Oktober 2025.