Bagaimana Kelanjutan Belajar Santri Al Khoziny Usai Tragedi Musala Ambruk?

KH Zainal Abidin, juru bicara Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo.
Sumber :
  • Ahaddiini HM/VIVA Jatim

Sidoarjo, VIVA Jatim – Pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, masih mematangkan rencana untuk menormalkan kembali kegiatan belajar mengajar para santri dan siswa setelah peristiwa amburknya bangunan musala di asrama putra pesantren tersebut terjadi pada Senin, 29 September 2025.

img_title Diserahkan ke Lanudal Juanda, Taman Pintar Juanda JAPFA Diharapkan Jadi Ruang Edukasi

Juru bicara Ponpes Al Khoziny KH Zainal Abidin mengatakan, sejak peristiwa itu terjadi dan operasi SAR berlangsung selama sembilan hari, semua santri yang tinggal di pesantren pulang ke rumah masing-masing atas seizin pengasuh, KHR Abdus Salam Mujib

“Untuk para santri memang secara otomatis pulang seizin pengasuh. Rencananya, 2 hingga 3 minggu ke depan [santri] diperbolehkan untuk kembali dan sudah dirancang persiapan agar terus ada proses belajar mengajar dan tidak terhambat," kata Kiai Zainal di Ponpes Al Khoziny pada Kamis, 9 Oktober 2025.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Sedangkan untuk kegiatan belajar mengajar sekolah formal, sementara ini dipindah ke lokasi yang agak jauh dari titik bangunan yang ambruk. Lagi pula, lanjut Ketua PCNU Sidoarjo itu, gedung-gedung sekitar lokasi kejadian semuanya kini telah dipasangi garis polisi oleh petugas untuk kepentingan penyidikan.

“Sementara itu, karena gedung ini sudah di-police line, nanti [kegiatan belajar mengajar santri dan siswa] sudah kita arahkan di Kampus 2 Al Khoziny, juga di Pondok Pesantren Al Falah Siwalanpanji, karena sudah bagian dari Al Khoziny,” tandas Kiai Zainal.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Ponpes Al Falah Siwalanpanji (Pondok Siwalanpanji) adalah pesantren yang jauh lebih tua usianya dari Al Khoziny dan lokasinya hanya ratusan meter ke timur dari lokasi Al Khoziny. Pendiri Ponpes Al Khoziny sendiri, KH Khozin Sepuh, adalah menantu dari pemangku Pondok Siwalanpanji, Kiai Ya’qub.  

Seperti diketahui, keluarga besar Ponpes Al Khoziny dilanda musibah ambruknya bangunan empat lantai di kompleks asrama putra pada Senin, 29 September 2025, sekitar pukul 15.35 WIB. Saat itu, ratusan santri tengah melaksanakan salat Asar berjemaah di lantai dasar yang digunakan sebagai musala. 

Di saat bersamaan, beberapa pekerja melakukan pengecoran beton di lantai 4. Tiba-tiba, saat salat berjemaah sampai rakaat kedua, material bangunan dari lantai 4 sampai 2 ambruk, menimpa semua santri yang berada di musala. 

Halaman Selanjutnya
img_title