Sudah 51 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Ambruk Teridentifikasi
- Ahaddiini HM/VIVA Jatim
Surabaya, Viva Jatim – Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali mengidentifikasi satu jenazah korban musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny ambruk. Sehingga total saat ini, sebanyak 51 korban meninggal identitasnya terungkap.
Kepala Bidang Kedokterang Kesehatan Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Khusnan Marzuki mengatakan, satu jenazah yang berhasil diidentifikasi ini ditemukan kecocokan berdasar data antemortem nomor 056.
“Satu jenazah yang berhasil teridentifikasi sebagai Muhammad Ridwan Sahari, laki-laki 14 tahun, dengan alamat Bendul Merisi Jaya Timur nomor 17 RT 2, RW 12, Bendul Merisi, Wonocolo, Kota Surabaya,”kata Khusnan saat konferensi pers di RS Bhayangkara, sabtu, 11 Oktober 2025.
Khusnan menyampaikan, masih ada 13 kantong jenazah yang belum teridentifikasi. Saat ini, sampel DNA tinggal menunggu hasilnya keluar.
“Jadi, antemortem yang belum teridentifikasi sampai detik ini ada 12. Untuk kantong jenazah saat ini yang belum teridentifikasi ada 13 [kantong jenazah],” jelasnya.
Berikut 51 daftar korban Ponpes Al Khoziny yang berhasil diidentifikasi,
1. Maulana Alfan Ibrahimavic (13) asal Pabean Cantian, Surabaya.
2. Muhammad Mashudulhaq (14) asal Dukuh Pakis, Surabaya.
3. Muhammad Soleh (22) asal Jalan Madura, Tanjung Pandan, Bangka Belitung.
4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17) asal Putat Jaya, Surabaya
5. Moch Agus Ubaidillah (14) asal Krembangan, Surabaya.
6. Firman Nur (16) warga Tembok Lor 38A, Surabaya.
7. Muhammad Azka Ibadur Rahman (13) warga Jalan Randu Indah Nomor 14, Kenjeran, Surabaya.
8. Daul Milal (15) warga Sitok Kapasan Gang 8 Nomor 18, Surabaya.
9. Nurudin (13) asal Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.
10. Ahmad Rijalul Haq (16) asal Jalan Dapuan Baru, Kelurahan Krembangan, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.
11. Moh. Royhan Mustofa (17) asal Jalan KH Syadhali, Makhdi, RT 1, RW 2, Kelurahan Banyuayuh, Kamal, Bangkalan.
12. Abdul Fattah (18) asal Asem Manunggal.
13. Wasiyur Rohib (17) asal Jalan Gayungan 8 Gg Mawar 14/53 Surabaya.
14. Muhammad Aziz Pratama Yudistira (16) asal KP. Pulo Kapuk Mekar Mukti, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.
15. Moh Dafin (13) asal Jl Banowati Selatan 11/20, RT 007, RW 001, Bulu Lor, Semarang, Jawa Tengah.
16. Muhammad Ali Rahbini (19) asal Dusun Plasah, Birem, Tambelang, Sampang.
17. Sulaiman Hadi (15) asal Morleke, Kolla Modung, Bangkalan.
18. Mohammad Anas Fahmi (15) alamat Kampung Karanganyar, RT 4 RW 9, Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.