58 Jenazah Korban Bangunan Ponpes Al-Khoziny Ambruk Teridentifikasi

Konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya
Sumber :
  • Mokhamad Dofir

Surabaya, Viva Jatim – Tim DVI Polda Jatim kembali mengumumkan hasil identifikasi korban musala Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo, ambruk. Pada Selasa, 14 Oktober 2025, empat kantong jenazah tambahan yang telah teridentifikasi.

img_title Polda Jatim Bangun Mako Kompi di Pasuruan, Jadi Basis Baru Personel Brimob

Dari empat kantong jenazah tersebut, tiga di antaranya merupakan jenazah utuh dan satu lainnya berupa bagian tubuh atau body part.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M Khusnan menjelaskan, identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA, medis, serta properti milik korban. "Empat kantong jenazah tersebut cocok dengan tiga nomor antemortem,” ujar Khusnan di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

img_title Polresta Sidoarjo Tangkap Kurir Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura Senilai Rp4,6 Miliar

Korban pertama dengan nomor postmortem RSBB 029 teridentifikasi sebagai Ubay Dinhaiazkal Askia (15), warga Dusun Batoporo Timur, Kedungdung, Sampang. Adapun Korban kedua dengan nomor RSPB 036 adalah M Muhfi Alvian (16), warga Perum The Sun Village, Damarsi, Buduran, Sidoarjo.

Sementara korban ketiga dikatakan Khusnan, teridentifikasi melalui tiga nomor postmortem sekaligus. Yakni RSBP 053, 056, dan 062. Korban bernama Abdul Halim (16), warga Bulak Banteng Madya, Kenjeran, Surabaya.

img_title Kemarau Panjang, Polda Jatim Salurkan 37 Ribu Liter Air Bersih ke Warga

Sedangkan jenazah terakhir, RSBBP 035B, diketahui sebagai bagian tubuh korban selamat atas nama Nur Ahmad Ramatulloh, yang sebelumnya mengalami amputasi di lokasi kejadian.

"Kami tetap lakukan uji DNA dan hasilnya cocok dengan yang bersangkutan," imbuh Kusnan.

Berdasar data di atas, maka total 58 korban telah berhasil teridentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima tim DVI di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. "Di kamar jenazahnya [Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya] kami ada lima kantong jenazah [belum teridentifikasi]," tutupnya.

Berikut 58 daftar korban meninggal Ponpes Al Khoziny yang berhasil diidentifikasi,

1. Maulana Alfan Ibrahimavic (13) asal Pabean Cantian, Surabaya.

2. Muhammad Mashudulhaq (14) asal Dukuh Pakis, Surabaya

3. Muhammad Soleh (22) asal Jalan Madura, Tanjung Pandan, Bangka Belitung

4. Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17) asal Putat Jaya, Surabaya

5. Moch Agus Ubaidillah (14) asal Krembangan, Surabaya.

6. Firman Nur (16) warga Tembok Lor 38A, Surabaya.

7. Muhammad Azka Ibadur Rahman (13) warga Jalan Randu Indah Nomor 14, Kenjeran, Surabaya.

8. Daul Milal (15) warga Sitok Kapasan Gang 8 Nomor 18, Surabaya.

9. Nurudin (13) asal Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan.

10. Ahmad Rijalul Haq (16) asal Jalan Dapuan Baru, Kelurahan Krembangan, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.

Halaman Selanjutnya
img_title