Gegara Dinilai Lecehkan Ponpes Lirboyo dan Kiai, Trans7 Dipanggil DPR Hari Ini
- VIVA.co.id
Di sisi lain, Trans7 sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui semua kanal medsos dan jaringan medianya atas tayangan yang menimbulkan pihak pondok pesantren merasa terlecehkan. Pihak Trans7 mengakui kesalahan karena lalai dalam proses pembuatan berita video hingga penayangannya.
Tak hanya itu, Direktur Produksi Trans7 Andi Chairil dan perwakilan Trans Corp juga sudah sowan ke Ponpes Lirboyo Kediri pada Rabu kemarin, menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Namun, pengasuh utama Ponpes Lirboyo yang jadi objek dalam video berita dimaksud, KH Anwar Manshur, tak hadir menemui rombongan Trans7.
Yang menemui dari pihak Ponpes Lirboyo, di antaranya, Ponpes Lirboyo yang menemui, di antaranya, KH Abdul Mu’id Shohib atau Gus Muid, KH Reza Ahmad Zahid atau Gus Reza, dan Gus Athoillah.
Gus Muid mengaku dalam pertemuan itu pihak Ponpes Lirboyo hanya sebagai pendengar dari permohonan maaf dan klarifikasi dari pihak Trans7. Pihaknya tidak bisa menanggapi langsung, tapi sebatas melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada KH Anwar Manshur.
“Karena ini yang disasar dalam konteks tersebut [tayangan Trans7 itu] adalah Romo KH Anwar Manshur, maka yang berhak menjawab tentu beliau sendiri. Dan tentu karena ini adalah tanggung jawab pemimpin tertinggi dari Trans Corp, maka layaknya yang menyampaikan adalah Bapak Chairul Tanjung,” kata Gus Muid.