Polemik Tayangan Trans7, NU Trenggalek: Pahami Betul Pesantren, Baru Menilai

Ketua PCNU Trenggalek KH Yusuful Hamdani.
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Trenggalek, VIVA Jatim – Permohonan maaf Trans7 terkait tayangan Expose Uncensored Trans7 tentang pondok pesantren (ponpes) yang dinilai menyudutkan tak jua membuat polemik reda. Banyak pihak masih mengecam tayangan berita tentang ponpes tanpa dasar tersebut.

img_title Antusias Ratusan Pengasuh Pondok Ikuti Workshop Kepesantrenan di Pesantrennya Kiai Imjaz

Salah satu yang kecewa ialah Ketua PCNU Trenggalek KH Yusuful Hamdani atau Gus Yusuf. Ia menilai, tayangan di Trans7 itu mencerminkan ketidakpahaman tim Trans7 tentang budaya pesantren. Apalagi, materi yang diramu ialah potongan-potongan video yang dicomot dari media sosial.

Berkaca dari kasus Trans7, Gus Yusuf berharap ke depan siapa pun yang akan menjadikan pondok pesantren sebagai bahan pemberitaan agar memahami secara mendalam dunia pesantren.

img_title Polres Jombang Bersiap-siap Jelang Muktamar NU Ke-35 di PP Tambakberas

"Pahami betul, dalami betul, baru silakan untuk memberikan pandangan-pandangan, apalagi pandangan ini menjadi konsumsi publik. Sehingga kalau pandangan itu salah, maka berpotensi juga bisa menyesatkan banyak orang," kata Gus Yusuf kepada VIVA Jatim, Jumat, 17 Oktober 2025.

Menurut Gus Yusuf, wajar jika Nahdlatul Ulama (NU) dan kaum santri kecewa dan marah terhadap Trans7 karena tayangan tak sesuai fakta tersebut . Sebab, pesantren adalah inti dari NU. Sedangkan ruhnya adalah kiai atau ulama.

img_title Muktamar NU Ke-35 Digelar di Tambakberas Jombang 27-31 Agustua

"Ketika ruh inti Nahdlatul Ulama ini kemudian dimaknai, dipahami dengan sudut pandang yang terbalik, ajaran-ajaran yang ditanamkan di dalam pesantren dengan pemahaman yang terbalik, maka tentu sudah semestinya Nahdlatul Ulama bereaksi dengan keras," tegas Pengasuh Ponpes Hidayatullah Pule, Trenggalek itu.

Karena itu, Gus Yusuf berharap pihak Trans7 betul-betul menunjukkan tanggung jawabnya atas tayangan yang merendahkan kiai dan pondok pesantren itu. Semua tim yang terlibat pada proses pembuatan video tersebut agar ditindak tegas.

Ke depan, Trans7 diharapkan menjadi media yang mencerahkan dan mendidik, bukan sebaliknya. "Buktikan bahwa Trans7 hadir untuk berperan serta ikut menjaga dan menumbuhkembangkan nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren," harap Gus Yusuf.

Tayangan yang memantik kemarahan publik itu, terutama kalangan pesantren, ditayangkan Trans7 dalam program Expose Uncensored pada 13 Oktober 2025. Topiknya ialah tentang dunia pesantren dengan narasi dianggap melecehkan kiai dan pesantren.

Gambar yang ditayangkan adalah potongan video yang diambil dari luar Trans7. Yakni suasana beberapa pondok pesantren. Masyarakat pesantren dan Nahdliyin marah karena salah satu potongan video yang dijahit adalah suasana ponpes tua di Jawa Timur, yakni Ponpes Lirboyo Kediri.

Halaman Selanjutnya
img_title