Desa akan Jadi Penopang Ekonomi Nasional dengan Kopdes Merah Putih
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi RI Panel Barus mengatakan desa akan menjadi penopang ekonomi nasional dengan adanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurutnya program tersebut menjadi jalan baru perbaikan perekonomian bangsa.
"Ini sekaligus pusat kekuatan masyarakat, antara lain dalam penyediaan pangan yang sangat vital bagi masyarakat,” ujar Panel usai Rapat Konsolidasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Senin, 20 Oktober 2025 malam WIB.
Panel menjelaskan KDKMP diciptakan sebagai bentuk kemandirian bangsa dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat perdesaan yang semakin meningkat di tengah himpitan kemiskinan.
Berdasarkan data BPS Provinsi Jatim, angka kemiskinan di Jatim pada Maret 2025 adalah 9,50 persen dari total penduduk, atau setara dengan sekitar 3,83 juta jiwa.
Presiden Prabowo juga mengantisipasi dinamika global dan geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian. Maka kekuatan dan kemandirian ekonomi masyarakat terutama di perdesaan harus dibangun secara gotong-royong sesuai nilai-nilai bangsa dengan gerakan koperasi.
Panel menambahkan, kehadiran 837 Petugas Pendamping KDKMP di Jawa Timur untuk memastikan KDKMP dikelola sesuai dengan standar bisnis modern. Koperasi adalah badan usaha yang bertujuan menyejahterakan para anggotanya. Itu sebabnya, pengelolaan usaha KDKMP didorong agar segera membawa manfaat ekonomi, khususnya bagi para anggota koperasi dan secara umum untuk masyarakat desa.
Kementerian Koperasi RI memberikan perhatian khusus pada KDKMP di 8.510 desa/kelurahan se-Jatim, dengan menerjunkan para pendamping. Mereka akan melakukan asistensi bisnis secara intensif agar KDKMP segera memperoleh pendanaan sesuai dengan proposal bisnis yang diajukan kepada perbankan.
Kementerian bersama dinas-dinas Koperasi Provinsi dan Kabupaten/kota juga sedang menggelar pelatihan pelatihan utk ratusan ribu pengurus koperasi.
”Banyak desa/kelurahan yang maju dan potensial pada hasil pertanian dan sumber daya manusianya. Ini akan menjadi modal keberhasilan KDKMP di Jatim,” kata Panel.
Ia menuturkan Kemenkop akan terus melakukan sosialisasi yang masif melalui berbagai saluran dan media mengenai Program KDKMP. Harapannya agar tidak ada persepsi yang melenceng di masyarakat.